Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Turun 0,44 Persen ke Level 6.838

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu, 25 Juni 2025, ditutup berbalik melemah ke level 6.838,72, setelah sebelumnya dibuka di level 6.869,17 atau turun 0,44 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 11,65 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 715 ribu kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp7,25 triliun. 

Kemudian, tercatat sebanyak 409 saham terkoreksi, 210 saham menguat dan 168 saham tidak mengalami perubahan.

Baca juga: IHSG Kembali Dibuka Menguat 0,52 Persen ke Posisi 6.904 

Sebagian besar sektor mengalami penurunan, dengan sektor bahan baku melemah 1,33 persen, sektor energi merosot 1,07 persen, sektor properti turun 0,98 persen, dan sektor kesehatan melemah 0,81 persen.

Selanjutnya, sektor keuangan merosot 0,75 persen, sektor industrial turun 0,64 persen, dan sektor siklikal melemah 0,50 persen.

Sementara itu, sektor sisanya mengalami penguatan, dengan sektor transportasi naik 1,31 persen, sektor teknologi meningkat 0,45 persen, sektor non-siklikal menguat 0,20 persen, dan sektor infrastruktur naik 0,10 persen.

Baca juga: IHSG Diprediksi Kembali Rebound, Ini Katalis Pendorongnya

Adapun bursa saham di kawasan Asia terpantau kompak menguat. Hang Seng Index naik 0,89 persen, Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 0,31 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,43 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Banyak Bank Rombak Manajemen, OJK Optimistis Kinerja Perbankan 2026 Lebih Baik

Poin Penting OJK optimistis kinerja perbankan 2026 membaik, didorong perombakan manajemen di banyak bank. Pertumbuhan… Read More

33 mins ago

Krisis Ekonomi Hantam Iran, Nilai Tukar Rial Ambruk

Poin Penting Inflasi tinggi dan anjloknya nilai tukar rial memicu aksi protes massal di berbagai… Read More

48 mins ago

Kasus Pajak PT Wanatiara Persada Terbongkar, KPK Sebut Negara Rugi Rp59 Miliar

Poin Penting KPK mengungkap kerugian negara hingga Rp59 miliar akibat pengurangan kewajiban PBB PT Wanatiara… Read More

57 mins ago

Kriminalisasi Kredit Macet: Wahai Bankir Himbara dan BPD, Stop Dulu Kucurkan Kredit!

Oleh The Finance Team NAMANYA bank, sudah pasti ada kredit macet. Kalau tidak mau macet,… Read More

1 hour ago

Intip Kekayaan Kepala Kantor Pajak Jakut Dwi Budi Iswahyu yang Kena OTT KPK

Poin Penting Kepala KPP Madya Jakarta Utara, Dwi Budi Iswahyu, resmi ditetapkan KPK sebagai tersangka… Read More

1 hour ago

Defisit Fiskal dan Pertumbuhan Kredit: Penyangga Rapuh PDB dari Sisi Konsumsi Masayarakat

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan STRUKTUR pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak lama menunjukkan… Read More

1 hour ago