Dua orang pekerja melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (24/12) ditutup berbalik pada zona merah ke level 7.092,82 atau melemah tipis 0,05 persen dari dibuka pada level 7.096,44.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 11,32 saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 599 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,71 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 272 saham terkoreksi, sebanyak 268 saham menguat dan 231 saham tetap tidak berubah.
Meski begitu, mayoritas sektor mengalami penguatan, dengan sektor kesehatan meningkat 1,26 persen, sektor energi naik 1,18 persen, sektor properti menguat 0,46 persen, dan sektor transportasi meningkat 0,41 persen.
Baca juga: BEI ‘Tendang’ 8 Emiten Pailit, Ini Daftarnya!
Baca juga: Usai Merger dengan EXCL, Saham FREN Harus Rela Delisting dari Bursa
Kemudian, sektor infrastruktur naik 0,36 persen, sektor keuangan menguat 0,04 persen, dan sektor bahan baku flat menghijau.
Sementara, sektor lainnya melemah. Ini tercermin dari sektor teknologi yang turun 1,37 persen, sektor siklikal merosot 1,09 persen, sektor non-siklikal melemah 0,67 persen, dan sektor industrial turun 0,58 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia bergerak variatif, dengan Hang Seng Index Hong Kong mengalami penguatan 1,08 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,75 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,18 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More