Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu, 6 November 2024, berbalik arah dan melemah ke level 7.461,54, turun 0,41 persen dari posisi pembukaan di level 7.491,86.
Berdasarkan data dari RTI Business, sebanyak 13,56 saham telah diperdagangkan dengan total frekuensi transaksi mencapai 732 ribu kali. Nilai total transaksi yang tercatat mencapai Rp5,30 triliun.
Pada perdagangan hari ini, tercatat ada 291 saham terkoreksi, sementara 261 saham menguat dan 221 saham lainnya tidak mengalami perubahan.
Baca juga: PP Hapus Tagih Diteken Presiden Prabowo, Jumlahnya Capai Rp8,7 Triliun
Meski IHSG melemah, mayoritas sektor berhasil mencatatkan penguatan. Sektor bahan baku naik 1,59 persen, sektor industrial meningkat 0,88 persen, sektor barang konsumsi siklikal menguat 0,63 persen, sektor kesehatan naik 0,48 persen, sektor transportasi meningkat 0,10 persen, dan sektor barang konsumsi non-siklikal naik 0,01 persen.
Di sisi lain, beberapa sektor mencatat pelemahan, di antaranya sektor keuangan yang turun 0,87 persen, sektor energi melemah 0,22 persen, sektor infrastruktur turun 0,20 persen, sektor properti melemah 0,06 persen, dan sektor teknologi turun 0,04 persen.
Indeks bursa Asia juga bergerak bervariasi. LQ45 Index di Indonesia tercatat turun sebesar 0,70 persen, Hang Seng Index di Hong Kong melemah 2,63 persen, dan Shanghai Composite Index di Tiongkok turun tipis 0,04 persen.
Baca juga: IHSG Rawan Terkoreksi, Saham ANTM hingga TINS Direkomendasikan Analis
Sebaliknya, Nikkei 225 Index di Jepang naik signifikan sebesar 2,09 persen, dan Straits Times Index di Singapura naik tipis 0,04 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More