Ilustrasi - Pergerakan pasar sahan. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (10/10) ditutup berbalik melemah ke level 8.229,73 dari posisi 8.250,93 atau melemah 0,26 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 21,43 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,45 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp12,97 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 307 saham terkoreksi, sebanyak 324 saham menguat dan 164 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Dana Asing Kabur Rp1,48 Triliun, Saham BBRI dan BBCA Paling Banyak Dilego
Meski demikian, hampir seluruh sektor justru menguat. Rinciannya, sektor transportasi meningkat 2,83 persen, energi naik 1,55 persen, infrastruktur menguat 1,25 persen, dan bahan baku meningkat 1,14 persen.
Selanjutnya, sektor properti naik 0,74 persen, non-siklikal dan industrial menguat 0,54 persen, kesehatan meningkat 0,23 persen, dan siklikal naik 0,07 persen.
Baca juga: Saham Konglomerat Jadi Penopang IHSG, Begini Tanggapan Bos OJK
Sedangkan, sektor sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor keuangan merosot 1,29 persen dan sektor teknologi turun 0,75 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia kompak melemah, Nikkei 225 Index Tokyo turun 1,00 persen, Hang Seng Index merosot 1,21 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai melemah 0,51 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More
Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian melanjutkan tren penurunan pada Rabu (4/2/2026),… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi bergerak variatif cenderung menguat dengan area support 7.715–7.920 dan resistance 8.325–8.530,… Read More
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More