Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Senin (13/10) ditutup berbalik naik tipis ke level 8.259,39 dari posisi 8.257,85 atau menguat 0,02 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 23,31 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,74 juta kali dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp14,59 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 417 saham terkoreksi, sebanyak 258 saham menguat dan sebanyak 127 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Awal Pekan, IHSG Dibuka Anjlok 1,04 Persen ke Posisi 8.171
Lebih lanjut, mayoritas sektor ikut menguat, dengan sektor transportasi meningkat 2,81 persen, sektor energi naik 1,75 persen, sektor non-siklikal menguat 1,39 persen, dan sektor bahan baku meningkat 0,75 persen.
Selain itu, sektor teknologi naik 0,27 persen, sektor kesehatan menguat 0,19 persen, dan sektor industrial meningkat 0,18 persen.
Namun, beberapa sektor masih melemah. Sektor siklikal turun 1,41 persen, sektor keuangan merosot 1,17 persen, sektor properti melemah 1,02 persen, dan sektor infrastruktur turun 0,63 persen.
Baca juga: IHSG Berpeluang Melemah, Berikut Katalis Pemicunya
Sementara itu, indeks-indeks bursa Asia kompak berada di zona merah. Nikkei 225 Index Tokyo turun 1,01 persen, Hang Seng Index merosot 3,26 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai melemah 1,30 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Oleh Paul Sutaryono PEMERINTAH meluncurkan aturan baru tentang devisa hasil ekspor (DHE) valas dari sumber… Read More
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More