Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah Tipis ke 7.437, Mayoritas Sektor Masih Menguat

Poin Penting

  • IHSG sesi I turun tipis 0,04 persen ke level 7.437,80 dari pembukaan 7.440,91 dengan nilai transaksi Rp7,66 triliun.
  • Mayoritas sektor saham masih menguat, dipimpin sektor teknologi dan properti yang masing-masing naik 1,07 persen.
  • Bursa Asia bergerak variatif, Nikkei 225 naik 2,07 persen dan Shanghai Composite menguat 0,07 persen, sementara Hang Seng turun 0,25 persen

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu (11/3) ditutup turun tipis ke level 7.437,80 atau melemah 0,04 persen dari posisi pembukaan di 7.440,91.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 18,32 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,08 juta kali. Adapun total nilai transaksi tercatat sebesar Rp7,66 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 270 saham terkoreksi, sebanyak 405 saham menguat dan sebanyak 141 saham tidak mengalami perubahan.

Baca juga: IHSG Ngegas Lagi, Dibuka Menguat ke Level 7.485

Meski IHSG terkoreksi tipis, mayoritas sektor masih berada di sektor hijau.

Sektor teknologi dan sektor properti memimpin penguatan dengan kenaikan masing-masing sebesar 1,07 persen. Sementara itu, sektor infrastruktur naik 0,67 persen.

Selain itu, sektor non-siklikal dan sektor siklikal masing-masing menguat 0,54 persen. Sektor transportasi meningkat 0,34 persen, dan sektor keuangan naik 0,16 persen.

Baca juga: IHSG Diprediksi Masih Tertekan, Ini Katalis Pemicunya

Di sisi lain, beberapa sektor masih mengalami pelemagan. Sektor bahan baku turun paling dalam sebesar 1,05 persen.

Kemudian, sektor industrial melemah 0,42 persen, sektor energi turun 0,37 persen, dan sektor kesehatan terkoreksi tipis 0,02 persen.

Sementara itu, pergerakan indeks bursa Asia pada perdagangan hari ini terpantau variatif.

Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 2,07 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,07 persen. Sedangkan, Hang Seng Index turun 0,25 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

BGN Hentikan Sementara 1.512 Dapur MBG di Wilayah II, Ini Rinciannya

Poin Penting BGN menghentikan sementara 1.512 dapur MBG di wilayah II karena belum memenuhi standar… Read More

7 mins ago

Insentif Disetop, ALVA Pede Penjualan Motor Listrik Tetap “Nyetrum”

Poin Penting ALVA tetap optimistis penjualan motor listrik tumbuh meski pemerintah menghentikan insentif pembelian kendaraan… Read More

7 mins ago

Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Siapkan Skenario Keselamatan Jemaah Haji

Poin Penting Pemerintah menyiapkan berbagai skenario penyelenggaraan haji untuk memastikan keselamatan jemaah di tengah konflik… Read More

16 mins ago

Mensos Ajak Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih, Ini Tujuannya

Poin Penting: Mensos Saifullah Yusuf mendorong penerima bansos bergabung menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih… Read More

42 mins ago

Permata Bank Gelar RUPST 17 April 2026, Ini Agenda Lengkapnya

Poin Penting RUPST Permata Bank digelar 7 April 2026 di WTC II Jakarta pukul 10.00… Read More

43 mins ago

Buka Layanan di Akhir Pekan, Pengamat: Bukti Komitmen Bank Jambi Jaga Kepercayaan Nasabah

Poin Penting Bank Jambi membuka layanan kantor cabang hingga akhir pekan untuk menjaga kelancaran transaksi… Read More

54 mins ago