News Update

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah ke 8.141, Mayoritas Sektor Terkoreksi

Poin Penting

  • IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat dibuka menguat.
  • Aktivitas perdagangan cukup ramai, dengan nilai transaksi Rp10,98 triliun dan 20,47 miliar saham diperdagangkan.
  • Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor bahan baku (-2,21%), sementara bursa Asia juga kompak terkoreksi.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Kamis (5/2), berbalik ditutup melemah ke level 8.141,84 atau turun 0,06 persen dari dibuka di posisi 8.146,71.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 20,47 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,54 juta kali. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp10,98 triliun. 

Baca juga: IHSG Dibuka Menguat ke Level 8.153 Jelang Rilis Data BPS

Kemudian, tercatat terdapat 330 saham terkoreksi, sebanyak 337 saham menguat dan sebanyak 151 saham tetap tidak berubah.

Lalu, mayoritas sektor juga terpantau melemah, dipimpin oleh sektor bahan baku yang turun 2,21 persen, sektor industrial merosot 1,40 persen, sektor infrastruktur melemah 1,23 persen, sektor siklikal turun 1,10 persen.

Selain itu, sektor properti merosot 0,86 persen, sektor teknologi melemah 0,49 persen, dan sektor kesehatan turun 0,44 persen.

Baca juga: IHSG Berpeluang Kembali Menguat, Deretan Saham Ini Direkomendasikan

Sedangkan sektor sisanya menguat, sektor non-siklikal naik 1,55 persen, sektor keuangan meningkat 0,58 persen, sektor energi menguat 0,08 persen, dan sektor transportasi naik 0,02 persen.

Adapun, indeks-indeks bursa Asia juga kompak melemah, dengan Hang Seng Index turun 0,75 persen, Shanghai Composite Index Shanghai merosot meningkat 0,59 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo melemah 0,92 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

DPLK Avrist Catat Aset Kelolaan Rp1,32 Triliun hingga Desember 2025

Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More

27 mins ago

Mantan Menlu Buka-bukaan Soal Sikap Prabowo di Board of Peace

Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More

42 mins ago

Debt Collector dan Bahaya Jual Beli STNK Only: Menteri Kominfo Didorong Larang Iklan Kendaraan Ilegal di Media Sosial

Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More

58 mins ago

Bank KBMI 3 di Antara Goliath dan David, Jalan Tengah yang Paling Diuji

Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More

3 hours ago

Fundamental Solid, Permata Bank Siap Penuhi Free Float 15 Persen

Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More

3 hours ago

BEI Prioritaskan 49 Emiten Besar Penuhi Aturan Free Float 15 Persen

Poin Penting BEI mulai pilot project kenaikan free float 15 persen dengan menyasar 49 emiten… Read More

3 hours ago