Pergerakan indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Kamis (5/2), berbalik ditutup melemah ke level 8.141,84 atau turun 0,06 persen dari dibuka di posisi 8.146,71.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 20,47 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,54 juta kali. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp10,98 triliun.
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat ke Level 8.153 Jelang Rilis Data BPS
Kemudian, tercatat terdapat 330 saham terkoreksi, sebanyak 337 saham menguat dan sebanyak 151 saham tetap tidak berubah.
Lalu, mayoritas sektor juga terpantau melemah, dipimpin oleh sektor bahan baku yang turun 2,21 persen, sektor industrial merosot 1,40 persen, sektor infrastruktur melemah 1,23 persen, sektor siklikal turun 1,10 persen.
Selain itu, sektor properti merosot 0,86 persen, sektor teknologi melemah 0,49 persen, dan sektor kesehatan turun 0,44 persen.
Baca juga: IHSG Berpeluang Kembali Menguat, Deretan Saham Ini Direkomendasikan
Sedangkan sektor sisanya menguat, sektor non-siklikal naik 1,55 persen, sektor keuangan meningkat 0,58 persen, sektor energi menguat 0,08 persen, dan sektor transportasi naik 0,02 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia juga kompak melemah, dengan Hang Seng Index turun 0,75 persen, Shanghai Composite Index Shanghai merosot meningkat 0,59 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo melemah 0,92 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More