Pergerakan indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I Rabu, 4 Februari 2026, berbalik ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.079,32, dari posisi pembukaan di 8.122,59.
Manajemen Pilarmas Investindo Sekuritas menilai pelemahan IHSG dipicu sentimen pasar yang masih dibayangi ultimatum dari Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Kemudian, disebutkan pula bahwa pelaku pasar juga masih menantikan hasil pembenahan yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) sesuai rekomendasi MSCI, yang hingga kini menjadi sentimen negatif.
“Di sisi lain dirumorkan dengan beredarnya kabar ketua yang baru dari OJK akan diisi oleh politikus dari pimpinan komisi di DPR. Jika ini benar, tentunya ini akan menjadi pertanyaan pasar bagaimana independesi OJK,” kata Pilarmas dalam risetnya.
Baca juga: Misbakhun Buka Suara soal Namanya Masuk Bursa Calon Ketua OJK
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 38,39 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,98 juta kali. Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp17,66 triliun.
Pada sesi I, sebanyak 418 saham tercatat melemah, 269 saham menguat, dan 127 saham bergerak stagnan.
Lalu, hampir seluruh sektor terpantau berada di zona merah. Pelemahan dipimpin sektor siklikal yang anjlok 4,17 persen, disusul sektor infrastruktur turun 2,20 persen, sektor energi melemah 1,65 persen, sektor properti terkoreksi 1,49 persen, dan sektor non-siklikal turun 1,34 persen.
Selanjutnya, sektor teknologi melemah 0,91 persen, sektor kesehatan turun 0,30 persen, sektor industrial melemah 0,28 persen, dan sektor transportasi terkoreksi 0,26 persen.
Baca juga: IHSG Pagi Ini Dibuka Melemah ke Level 8.122
Sementara itu, hanya dua sektor yang masih mampu menguat, yakni sektor bahan baku yang naik 2,30 persen dan sektor keuangan menguat tipis 0,11 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Bayi baru lahir belum otomatis menjadi peserta JKN, tetap harus didaftarkan. BPJS masih… Read More
Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More