Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah 0,53 Persen, Ini Penyebabnya

Poin Penting

  • IHSG sesi I ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.079,32, berbalik turun dari posisi pembukaan.
  • Sentimen negatif MSCI dan isu independensi OJK membebani pasar dan menekan pergerakan IHSG.
  • Mayoritas sektor saham melemah, dipimpin sektor siklikal, sementara hanya sektor bahan baku dan keuangan yang menguat.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I Rabu, 4 Februari 2026, berbalik ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.079,32, dari posisi pembukaan di 8.122,59.

Manajemen Pilarmas Investindo Sekuritas menilai pelemahan IHSG dipicu sentimen pasar yang masih dibayangi ultimatum dari Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Kemudian, disebutkan pula bahwa pelaku pasar juga masih menantikan hasil pembenahan yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) sesuai rekomendasi MSCI, yang hingga kini menjadi sentimen negatif.

“Di sisi lain dirumorkan dengan beredarnya kabar ketua yang baru dari OJK akan diisi oleh politikus dari pimpinan komisi di DPR. Jika ini benar, tentunya ini akan menjadi pertanyaan pasar bagaimana independesi OJK,” kata Pilarmas dalam risetnya.

Baca juga: Misbakhun Buka Suara soal Namanya Masuk Bursa Calon Ketua OJK

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 38,39 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,98 juta kali. Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp17,66 triliun. 

Pada sesi I, sebanyak 418 saham tercatat melemah, 269 saham menguat, dan 127 saham bergerak stagnan.

Mayoritas Saham Melemah

Lalu, hampir seluruh sektor terpantau berada di zona merah. Pelemahan dipimpin sektor siklikal yang anjlok 4,17 persen, disusul sektor infrastruktur turun 2,20 persen, sektor energi melemah 1,65 persen, sektor properti terkoreksi 1,49 persen, dan sektor non-siklikal turun 1,34 persen.

Selanjutnya, sektor teknologi melemah 0,91 persen, sektor kesehatan turun 0,30 persen, sektor industrial melemah 0,28 persen, dan sektor transportasi terkoreksi 0,26 persen.

Baca juga: IHSG Pagi Ini Dibuka Melemah ke Level 8.122

Sementara itu, hanya dua sektor yang masih mampu menguat, yakni sektor bahan baku yang naik 2,30 persen dan sektor keuangan menguat tipis 0,11 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

BPJS Kesehatan Buka Suara soal Bayi Baru Lahir Otomatis Terdaftar JKN, Ini Faktanya

Poin Penting Bayi baru lahir belum otomatis menjadi peserta JKN, tetap harus didaftarkan. BPJS masih… Read More

25 mins ago

Permata Bank Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru

Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More

7 hours ago

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

10 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

11 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

11 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

12 hours ago