Ilustrasi: Papan pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (18/11) berbalik ditutup melemah ke level 8.384,58 dari posisi 8.416,88 atau turun 0,38 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini sebanyak 26,14 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,57 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp11,53 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 384 saham terkoreksi, 224 saham menguat, dan 200 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Daftar 5 Saham Pemberat IHSG dalam Sepekan
Lalu, mayoritas sektor turut bergerak melemah. Rinciannya, sektor energi anjlok 2,09 persen, sektor transportasi (-1,81 persen), sektor industrial (-1,63 persen), sektor bahan baku (-1,22 persen), dan sektor siklikal (-1,08 persen).
Kemudian, sektor teknologi (-0,50 persen), sektor kesehatan (-0,32 persen), infrastruktur (-0,18 persen), dan sektor non-siklikal (-0,10 persen).
Baca juga: Begini Proyeksi Arah Saham BRRC Usai Umumkan Aksi Korporasi
Sedangkan, sektor sisanya menguat, tercermin dari sektor properti naik 2,12 persen dan sektor keuangan meningkat 0,01 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia kompak melemah, dengan Nikkei 225 Index Tokyo turun 2,87 persen, Shanghai Composite Index Shanghai merosot 0,73 persen, dan Hang Seng Index melemah 1,72 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More