Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah 0,33 Persen ke Level 8.517

Poin Penting

  • IHSG sesi I ditutup melemah 0,33 persen ke level 8.517,98 dengan volume transaksi 25,11 miliar saham dan nilai transaksi Rp10,78 triliun.
  • Sebanyak 346 saham turun, sementara 254 saham naik dan 207 stagnan; mayoritas sektor terkoreksi, terutama non-siklikal (-0,74 persen) dan kesehatan (-0,52 persen).
  • Sektor properti memimpin penguatan dengan kenaikan 1,88 persen, di tengah bursa Asia yang cenderung melemah kecuali Shanghai Composite yang naik 0,24 persen.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (28/11) ditutup berbalik melemah ke level 8.517,98 dari posisi 8.545,86 atau turun 0,33 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 25,11 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,40 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp10,78 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 346 saham terkoreksi, 254 saham menguat, dan 207 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Gozco Capital Tambah Kepemilikan Saham di Bank Neo Commerce Jadi 7,76 Persen
Baca juga: Saham Ini Resmi Masuk MSCI per 25 November, Simak Rekomendasinya!

Lebih lanjut, mayoritas sektor juga bergerak melemah. Ini tercemin dari sektor non-siklikal yang turun 0,74 persen, sektor kesehatan (-0,52 persen), sektor teknologi (-0,27 persen), sektor energi (-0,25 persen), sektor keuangan (-0,15 persen), dan sektor siklikal (-0,12 persen).

Sedangkan, sektor sisanya menguat, dengan sektor properti naik 1,88 persen, sektor industrial meningkat 0,54 persen, sektor bahan baku menguat 0,18 persen, sektor transportasi naik 0,11 persen, dan sektor infrastruktur meningkat 0,06 persen.

Meski demikian, indeks-indeks bursa Asia mayoritas merah, dengan Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,07 persen dan Hang Seng Index melemah 0,27 persen. Sedangkan, Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,24 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

1 hour ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

3 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

4 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

4 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

4 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

4 hours ago