Ilustrasi Pergerakan saham big banks yang kompak turun usai BI umumkan tahan suku bunga 4,75 persen, Rabu, 22 Oktober 2025. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (6/2) ditutup anjlok 2,83 persen dari posisi dibuka 8.103,87 ke level 7.874,41.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 22,23 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,46 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp10,46 triliun.
Baca juga: Saham TUGU Rebound Cepat Setelah Koreksi, Intip Pemicunya
Kemudian, tercatat terdapat 671 saham terkoreksi, 89 saham menguat dan 57 saham tetap tidak berubah.
Lalu, seluruh sektor juga terpantau melemah, dipimpin oleh sektor siklikal yang turun 5,43 persen. Selanjutnya disusul sektor industrial -4,70 persen, sektor bahan baku -4,17 persen, sektor energi -3,88 persen, sektor infrastruktur -3,63 persen, dan sektor properti -3,21 persen.
Baca juga: Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar
Kemudian, sektor transportasi turun 2,25 persen, sektor keuangan -1,97 persen, sektor non-siklikal -1,78 persen, sektor teknologi -1,64 persen, dan sektor kesehatan -1,09 persen.
Sementara dari bursa Asia, indeks-indeks bursa mayoritas menguat, dengan Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 0,11 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo naik 0,31 persen. Sedangkan, Hang Seng Index turun 1,24 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More
Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More
Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More