Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 1,35 Persen ke Level 7.592

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (30/9) kembali ditutup pada zona merah ke level 7.592,64 atau anjlok 1,35 persen dari dibuka pada level 7.696,91.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 14,61 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 838 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp7,68 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 398 saham terkoreksi, sebanyak 186 saham menguat dan sebanyak 208 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Kembali Dibuka Turun 0,39 Persen ke Level 7.667

Lalu, mayoritas sektor turut mengalami pelemahan, dengan sektor teknologi melemah 1,75 persen, sektor infrastruktur turun 1,29 persen, sektor siklikal merosot 1,24 persen, sektor keuangan turun 1,15 persen.

Serta, sektor energi melemah 1,09 persen, sektor properti dan sektor non-siklikal merosot 1,07 persen, sektor industrial menurun 0,59 persen, dan sektor kesehatan melemah 0,24 persen.

Baca juga: IHSG Rawan Terkoreksi, Intip Rekomendasi Saham Hari Ini

Sedangkan, sisanya mengalami penguatan, dengan sektor bahan baku meningkat 0,43 persen dan sektor transportasi menguat 0,28 persen. 

Adapun, indeks-indeks bursa Asia bergerak variatif, di mana Hang Seng Index Hong Kong meningkat 3,16 persen, Shanghai Composite Index Shanghai menguat 6,58 persen, dan Straits Times Index Singapore naik sebesar 0,34 persen. 

Sementara, Indonesia LQ45 Index Jakarta melemah 1,51 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo menurun 5,05 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

3 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

4 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

4 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

4 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

4 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

4 hours ago