Ilustrasi Pergerakan saham big banks yang kompak turun usai BI umumkan tahan suku bunga 4,75 persen, Rabu, 22 Oktober 2025. (Foto: istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (29/11) ditutup anjlok ke level 7.115,38 atau melemah 1,18 persen dari dibuka pada level 7.200,15.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 15,40 saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 666 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp6,60 triliun.
Baca juga: Awas! 4 Jebakan Psikologis Investasi Saham yang Harus Dihindari Investor
Kemudian, tercatat terdapat 396 saham terkoreksi, sebanyak 175 saham menguat dan sebanyak 213 saham tetap tidak berubah.
Lebih lanjut, mayoritas sektor mengalami pelemahan, dengan sektor teknologi melemah 1,87 persen, sektor energi turun 1,86 persen, sektor industrial merosot 1,05 persen, sektor transportasi turun 1,01 persen, dan sektor bahan baku melemah 0,96 persen.
Kemudian, sektor keuangan melemah 0,70 persen, sektor siklikal turun 0,53 persen, sektor infrastruktur melemah 0,24 persen, sektor properti turun 0,21 persen, dan sektor non-siklikal melemah 0,16 persen.
Baca juga: STAR Asset Management: Sektor Perbankan jadi Peluang Emas di Tengah Koreksi Pasar Saham
Sementara itu, hanya sektor kesehatan yang mengalami peningkatan tipis 0,02 persen, didukung oleh kenaikan saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) sebanyak 2,01 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia bergerak variatif, dengan Hang Seng Index Hong Kong mengalami peningkatan 0,78 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 1,48 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,33 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More