Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 1,18 Persen ke Level 7.115

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (29/11) ditutup anjlok ke level 7.115,38 atau melemah 1,18 persen dari dibuka pada level 7.200,15.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 15,40 saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 666 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp6,60 triliun. 

Baca juga: Awas! 4 Jebakan Psikologis Investasi Saham yang Harus Dihindari Investor

Kemudian, tercatat terdapat 396 saham terkoreksi, sebanyak 175 saham menguat dan sebanyak 213 saham tetap tidak berubah. 

Lebih lanjut, mayoritas sektor mengalami pelemahan, dengan sektor teknologi melemah 1,87 persen, sektor energi turun 1,86 persen, sektor industrial merosot 1,05 persen, sektor transportasi turun 1,01 persen, dan sektor bahan baku melemah 0,96 persen.

Kemudian, sektor keuangan melemah 0,70 persen, sektor siklikal turun 0,53 persen, sektor infrastruktur melemah 0,24 persen, sektor properti turun 0,21 persen, dan sektor non-siklikal melemah 0,16 persen.

Baca juga: STAR Asset Management: Sektor Perbankan jadi Peluang Emas di Tengah Koreksi Pasar Saham

Sementara itu, hanya sektor kesehatan yang mengalami peningkatan tipis 0,02 persen, didukung oleh kenaikan saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) sebanyak 2,01 persen. 

Adapun, indeks-indeks bursa Asia bergerak variatif, dengan Hang Seng Index Hong Kong mengalami peningkatan 0,78 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 1,48 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,33 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Siap-siap! Ketegangan AS-China Meningkat, Bankir Diminta Lakukan Ini

Jakarta - Ketua Umum Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Haryanto T. Budiman menyebut bankir-bankir harus menyiapkan… Read More

2 mins ago

Gunarni Soeworo Kenang Robby Djohan sebagai Pemimpin yang Membangun Fondasi Bank Niaga

Jakarta - Gunarni Soeworo, Senior Banker dan Presiden Direktur Bank Niaga periode 1994-1999, mengenang kepemimpinan… Read More

43 mins ago

Kadin Kubu Arsjad Rasjid Minta Kenaikan PPN 12 Persen Ditunda, Ini Alasannya

Jakarta – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid, meminta pemerintah untuk menunda kenaikan tarif… Read More

1 hour ago

BTN Butuh Rp80 Triliun Bangun 800 Ribu Rumah KPR FLPP

Jakarta - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Nixon LP Napitupulu menyebut, setidaknya dibutuhkan… Read More

2 hours ago

Sisi Lain Robby Djohan, Begini Sosok Bankir Legendaris di Mata Sang Istri

Jakarta - Nanan Hadiretna, istri mendiang Robby Djohan, berbagi kenangan tentang suaminya yang dikenal sebagai… Read More

2 hours ago

Skema KPR 30 Tahun Tengah Difinalisasi, Bos BTN: Angsuran Lebih Terjangkau

Jakarta – Pemerintah merencanakan perpanjangan tenor cicilan rumah subsidi menjadi 30 tahun yang kini tengah… Read More

2 hours ago