Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Ambles 3,49 Persen ke Posisi 7.321

Poin Penting

  • IHSG sesi I ditutup melemah 3,49 persen ke level 7.321,07 dari pembukaan 7.585,68.
  • Aktivitas perdagangan cukup tinggi, dengan 31,15 miliar saham ditransaksikan, frekuensi 1,61 juta kali, dan nilai transaksi Rp13,94 triliun.
  • Tekanan pasar merata, tercermin dari 717 saham turun dan seluruh sektor melemah, sementara bursa Asia juga kompak terkoreksi.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (9/3) masih ditutup terkoreksi ke level 7.321,07 atau ambles 3,49 persen dari dibuka pada posisi 7.585,68.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 31,15 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,61 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp13,94 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 717 saham terkoreksi, 63 saham menguat dan 36 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: 5 Saham Ini jadi Faktor Pemberat IHSG dalam Sepekan
Baca juga: Analis Beberkan Tiga Pemicu IHSG Ambles di Awal Pekan, Apa Saja?

Seluruh Sektor Merah

Terpantau, seluruh sektor juga terpantau melemah, dengan sektor bahan baku merosot 5,55 persen, sektor siklikal -5,24 persen, sektor industrial -4,92 persen, sektor infrastruktur -4,58 persen, sektor transportasi -4,37 persen, dan sektor properti -4,31 persen.

Selanjutnya, sektor energi -3,64 persen, sektor non-siklikal -3,49 persen, sektor kesehatan -2,32 persen, sektor keuangan -2,29 persen, dan sektor teknologi -1,72 persen. 

Sementara indeks-indeks bursa Asia juga kompak melemah, dengan Hang Seng Index turun 2,60 persen, Nikkei 225 Index Tokyo merosot 6,60 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai melemah 1,13 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Setahun Berjalan, Dana Emas Kelolaan BSI Tembus 22,5 Ton

Poin Penting Emas kelolaan layanan bullion bank BSI mencapai sekitar 22,5 ton dalam satu tahun… Read More

2 mins ago

Rupiah Sentuh Rp17.000, IHSG Ambruk, Purbaya: Ekonomi Masih Ekspansi

Poin Penting Rupiah sempat menyentuh Rp17.000 per dolar AS, sementara IHSG turun 3,12 persen ke… Read More

6 mins ago

Harga Minyak Melonjak, Bahlil Percepat Kebijakan Campuran Etanol ke BBM

Poin Penting: Lonjakan harga minyak dunia hingga 118 dolar AS per barel mendorong pemerintah mempercepat… Read More

12 mins ago

BI: Keyakinan Konsumen Menurun pada Februari 2026

Poin Penting Indeks Keyakinan Konsumen Februari 2026 turun menjadi 125,2 dari 127,0 pada Januari, namun… Read More

23 mins ago

Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Tambah Dana Rp100 Triliun di Himbara

Poin Penting Pemerintah berencana menambah penempatan dana Rp100 triliun di bank-bank Himbara untuk mendorong likuiditas… Read More

46 mins ago

Program MBG Indonesia Terbesar Kedua di Dunia setelah India

Poin Penting Program Makan Bergizi Gratis Indonesia menjangkau lebih dari 61 juta penerima manfaat, termasuk… Read More

1 hour ago