Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Ambles 1 Persen Lebih ke Posisi 8.876

Poin Penting

  • IHSG sesi I (23/1) ditutup turun 1,28 persen ke level 8.876,89 dari posisi pembukaan 8.992,18, dengan tekanan jual mendominasi perdagangan
  • Sebanyak 585 saham melemah, dipimpin sektor siklikal (-2,89 persen), transportasi (-2,66 persen), dan energi (-2,35 persen). Hanya sektor kesehatan yang menguat 0,69 persen
  • Nilai transaksi mencapai Rp18,39 triliun dengan volume 40,89 miliar saham, di tengah mayoritas bursa Asia yang bergerak positif.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (23/1) ditutup ambles ke level 8.876,89 atau melemah 1,28 persen dari dibuka pada posisi 8.992,18.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 40,89 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,13 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp18,39 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 585 saham terkoreksi, sebanyak 124 saham menguat dan sebanyak 95 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: Dana Asing Kabur Rp964,14 Miliar, Saham BBCA, BMRI, dan BBNI Paling Banyak Diobral

Lebih lanjut, mayoritas sektor turut melemah. Pelemahan dipimpin oleh sektor siklikal yang turun 2,89 persen. Ada juga sektor transportasi -2,66 persen, sektor energi -2,35 persen, sektor industrial -1,72 persen, dan sektor non-siklikal -1,59 persen.

Selanjutnya, sektor properti tercatat melemah 1,58 persen. Disusul sektor keuangan -1,39 persen, sektor teknologi -1,30 persen, sektor infrastruktur -0,84 persen, dan sektor bahan baku -0,05 persen.

Baca juga Prabowo Cabut Izin Tambang Agincourt Resources, Begini Nasib Saham UNTR

Pada perdagangan sesi I ini hanya sektor kesehatan yang mengalami penguatan 0,69 persen. Penguatan sektor tersebut ditopang PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) yang naik 1,15 persen.

Sementara indeks-indeks bursa Asia kompak menguat, dengan Hang Seng Index meningkat 0,31 persen, Shanghai Composite Index Shanghai flat hijau, dan Nikkei 225 Index Tokyo naik 0,35 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Puncak Mudik 2026: Konsumsi Pertamax Melonjak 11,8 Persen, Ini Penyebabnya

Poin Penting Konsumsi Pertamax meningkat 11,8% pada H-1 Lebaran 2026 seiring lonjakan mobilitas mudik. BBM… Read More

38 mins ago

Purbaya Buka Suara soal Perpanjangan Batas Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Poin Penting Pemerintah berencana memperpanjang batas pelaporan SPT Tahunan WP orang pribadi hingga akhir April… Read More

3 hours ago

Jurus BPJS Ketenagakerjaan Kejar Target 63,3 Juta Peserta di 2026

Poin Penting Target 63,3 juta pekerja terlindungi pada 2026, dicapai melalui strategi 3C: Coverage, Care,… Read More

3 hours ago

Juda Agung dan Thomas Djiwandono Dilantik jadi Ex-officio OJK

Poin Penting Juda Agung dan Thomas A.M. Djiwandono resmi dilantik sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK… Read More

3 hours ago

Kemenkop Luruskan Isu Bentrokan Desa yang Dikaitkan Kopdes Merah Putih

Poin Penting Kementerian Koperasi Republik Indonesia menegaskan pembangunan Kopdes Merah Putih hanya di lahan bebas… Read More

4 hours ago

Purbaya Sebut BGN Usul Efisiensi MBG, Bisa Hemat Rp40 Triliun Setahun

Poin Penting BGN mengusulkan efisiensi program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Rp40 triliun, yang berasal… Read More

4 hours ago