Market Update

IHSG Sesi I Bertahan di Zona Merah pada Level 7.540

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu, 30 Oktober 2024, masih ditutup pada zona merah ke level 7.540,46 atau melemah 0,87 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 10,07 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 735 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,69 triliun. 

Kemudian tercatat terdapat 354 saham terkoreksi, sebanyak 180 saham menguat dan sebanyak 236 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Kembali Dibuka Merosot 0,48 Persen ke Level 7.570

Lalu mayoritas sektor turut mengalami pelemahan, dengan sektor teknologi turun 1,45 persen, sektor non-siklikal melemah 1,06 persen, sektor keuangan merosot 0,94 persen, sektor bahan baku melemah 0,53 persen, dan sektor kesehatan turun 0,45 persen.

Serta sektor industrial melemah 0,44 persen, sektor siklikal merosot 0,27 persen, sektor properti melemah 0,26 persen, sektor transportasi turun 0,16 persen, dan sektor energi melemah 0,03 persen. 

Sementara, hanya sektor infrastruktur yang mengalami penguatan sebesar 0,11 persen.

Baca juga: IHSG Diprediksi Melemah Terbatas, Dipicu Sentimen Berikut

Adapun indeks-indeks bursa Asia mayoritas melemah, dengan Indonesia LQ45 Index Jakarta turun sebesar 1,12 persen, Straits Times Index Singapore turun 0,84 persen, Shanghai Composite Index Shanghai melemah 1,07 persen, dan Hang Seng Index Hong Kong turun 1,80 persen.

Sementara itu, hanya indeks Nikkei 225 Index Tokyo yang mengalami peningkatan sebanyak 0,80 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

HSBC dan ANA Kembali Gelar Travel Fair 2026, Simak Promo Penawarannya!

Poin Penting HSBC ANA Travel Fair 2026 digelar 22–25 Januari, menawarkan tiket murah dan promo… Read More

3 hours ago

LPS Klaim Suku Bunga Simpanan Bank dalam Tren Menurun

Poin Penting Suku bunga simpanan bank turun, SBP rupiah menjadi 3,14% dan SBP valas 2,79%… Read More

3 hours ago

Kemenkeu Gelontorkan Rp3.842,7 Triliun untuk Belanja 2026, Utamakan Sektor Ini

Poin Penting Belanja APBN 2026 Rp3.842,7 triliun, difokuskan ke sektor prioritas seperti pangan, energi, MBG,… Read More

3 hours ago

Kemenkeu PD Ekonomi RI Tumbuh 5,4 Persen Lebih di 2025 dan 2026, Ini Sebabnya

Poin Penting Kemenkeu optimistis ekonomi RI tumbuh di atas 5% pada 2025-2026, dengan proyeksi APBN… Read More

4 hours ago

Di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, CFO Jalankan Peran Strategis sebagai Navigator Perusahaan

Poin Penting Peran CFO semakin strategis sebagai navigator perusahaan dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi, risiko global,… Read More

4 hours ago

APBN 2025 Defisit 2,92 Persen, Wamenkeu Bilang Begini

Poin Penting APBN 2025 mencatat defisit 2,92 persen PDB, tetap dijaga di bawah batas 3… Read More

5 hours ago