Ilustrasi - Pergerakan pasar sahan. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (26/6) ditutup bertahan pada zona hijau atau menguat 0,62 persen ke level 6.925,66 dari dibuka pada level 6.882,70.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 7,14 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 457 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,43 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 244 saham terkoreksi, sebanyak 278 saham menguat dan sebanyak 251 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: BEI Catat Investor Pasar Modal Tembus 13 Juta
Pada sesi I IHSG ini, mayoritas sektor ditutup dengan mengalami penguatan, dipimpin oleh sektor bahan baku yang naik 1,79 persen, didukung oleh saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) yang menguat sebesar 4,57 persen dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 3,17 persen.
Lalu, sektor lain yang mengalami peningkatan adalah sektor energi menguat 0,41 persen, sektor non-siklikal naik 0,40 persen, sektor infrastruktur menguat 0,38 persen, sektor properti naik 0,21 persen, sektor teknologi menguat 0,18 persen, dan sektor kesehatan naik 0,15 persen.
Sementara, sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor transportasi melemah 1,07 persen, sektor keuangan turun 0,40 persen, sektor siklikal melemah 0,27 persen, dan sektor industrial menguat 0,17 persen.
Baca juga: Difatwa Haram, BEI Bakal Tetap Berlakukan Short Selling pada Oktober 2024
Di sisi lain, indeks bursa Asia terpantau bervarisi, terlihat dari Nikkei 225 Index Tokyo yang naik 1,26 persen, diikuti Hang Seng Index Hong Kong menguat 0,20 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,11 persen.
Lalu, Indonesia Composite Index Jakarta menguat 0,62 persen dan Indonesia LQ45 Index Jakarta yang mengalami penurunan 0,81 persen. Hanya, Straits Times Index Singapore yang turun 0,16 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More