Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, 13 November 2024, ditutup pada zona hijau ke level 7.328,56 atau naik 0,09 persen dari dibuka pada level 7.322,90.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 28,63 saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 887 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp6,64 triliun.
Kemudian tercatat terdapat 292 saham terkoreksi, sebanyak 250 saham menguat dan sebanyak 237 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Kembali Dibuka Menguat 0,33 Persen ke Level 7.345
Meski begitu, mayoritas sektor mengalami pelemahan, dengan sektor properti turun 1,37 persen, sektor non-siklikal melemah 1,31 persen, sektor infrastruktur merosot 0,42 persen, sektor transportasi melemah 0,36 persen.
Serta sektor kesehatan turun 0,31 persen, sektor industrial merosot 0,06 persen, dan sektor energi melemah 0,03 persen.
Sementara, sektor sisanya mengalami peningkatan, dengan sektor teknologi naik 2,51 persen, sektor bahan baku menguat 0,51 persen, sektor keuangan naik 0,15 persen, dan sektor siklikal menguat 0,07 persen.
Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat, Simak 4 Saham Unggulan Rekomendasi Analis
Adapun indeks-indeks bursa Asia mayoritas bergerak menguat, dengan Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,32 persen, Straits Times Index Singapore turun 0,05 persen, dan Indonesia LQ45 Index Jakarta meningkat 0,49 persen.
Sementara itu, indeks Hang Seng Index Hong Kong melemah sebanyak 0,62 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo merosot sebanyak 1,61 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More