Market Update

IHSG Sesi I Bertahan di Zona Hijau pada Level 7.175

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Senin, 20 Januari 2025 ditutup bertahan pada zona hijau ke level 7.175,26 atau naik 0,29 persen dari dibuka pada level 7.154,65.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 12,28 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 739 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,94 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 283 saham terkoreksi, sebanyak 281 saham menguat dan sebanyak 235 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: OJK Cabut Izin Usaha Sarana Riau Ventura, Ini Alasannya

Lalu, mayoritas sektor juga mengalami penguatan, dengan sektor teknologi meningkat 1,65 persen, sektor bahan baku naik 1,05 persen, sektor energi meningkat 0,65 persen, dan sektor siklikal menguat 0,42 persen.

Selanjutnya, sektor properti naik 0,27 persen, sektor infrastruktur menguat 0,20 persen, sektor transportasi meningkat 0,06 persen, dan sektor keuangan naik 0,03 persen. 

Baca juga: Begini Pergerakan Saham Indeks Infobank15 dalam Sepekan

Sementara, sektor sisanya melemah, terlihat dari sektor kesehatan merosot 1,15 persen, sektor industrial turun 0,31 persen, dan sektor non-siklikal melemah 0,30 persen.

Adapun, indeks-indeks bursa Asia kompak hijau dengan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,46 persen, Hang Seng Index Hong Kong meningkat 2,34 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo naik 1,32 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

17 mins ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

25 mins ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

45 mins ago

APPI Beberkan Dampak Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only

Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More

49 mins ago

Bank Mandiri Targetkan Kredit 2026 Tetap di Atas Rata-Rata Industri

Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More

1 hour ago

CEO Infobank: Jual Beli Kendaraan STNK Only Ilegal dan Berisiko Pidana

Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More

1 hour ago