Market Update

IHSG Sesi I Bertahan di Level 7.083, Mayoritas Sektor Merah

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Kamis, 9 Januari 2025, ditutup bertahan pada zona hijau ke level 7.083,37 atau naik tipis 0,04 persen dari dibuka pada level 7.080,36.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 9,69 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 736 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,13 triliun. 

Kemudian tercatat terdapat 319 saham terkoreksi, sebanyak 252 saham menguat dan sebanyak 213 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,18 Persen ke Level 7.093

Meski begitu, mayoritas sektor malah mengalami pelemahan, dengan sektor energi turun 0,38 persen, sektor non-siklikal melemah 0,34 persen, sektor siklikal merosot 0,30 persen, sektor kesehatan turun 0,24 persen.

Serta sektor keuangan melemah 0,20 persen, sektor transportasi merosot 0,05 persen, dan sektor teknologi turun 0,04 persen.

Sementara, sektor sisanya menguat, terlihat dari sektor industrial meningkat 0,82 persen, sektor bahan baku naik 0,63 persen, sektor infrastruktur menguat 0,39 persen, dan sektor properti naik 0,14 persen.

Baca juga: IHSG Berpotensi Melemah Terbatas, Ini Sentimen Pemicunya

Adapun indeks-indeks bursa Asia kompak melemah dengan Shanghai Composite Index Shanghai melemah 0,25 persen, Hang Seng Index Hong Kong merosot 0,11 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo turun 1,08 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

9 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

10 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

10 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

10 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

11 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

11 hours ago