Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (4/9) berbalik menguat ke level 7.653,06 atau naik sebesar 0,73 persen dari dibuka pada level 7.694,53.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 28,34 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 685 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp6,87 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 338 saham terkoreksi, sebanyak 229 saham menguat dan sebanyak 221 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Permudah Investor Pilih Saham Profit, BEI dan Infovesta Luncurkan IDX-Infovesta Multi-Factor 28
Lalu, mayoritas sektor juga mengalami penguatan, dengan sektor meningkat sebesar 1,66 persen, diikuti sektor infrastruktur yang naik 1,39 persen, sektor kesehatan meningkat 1,03 persen, dan sektor properti naik 1,01 persen.
Serta, sektor keuangan menguat 0,60 persen, sektor industrial naik 0,21 persen, dan sektor energi meningkat 0,14 persen.
Sedangkan, sisanya mengalami pelemahan, yakni sektor transportasi turun 0,49 persen, sektor non-siklikal melemah 0,46 persen, sektor bahan baku merosot 0,42 persen, dan sektor teknologi turun 0,38 persen.
Baca juga: IHSG Cetak Rekor Baru, Ini 10 Saham yang Paling Cuan
Adapun, indeks-indeks bursa Asia juga mayoritas melemah terlihat dari Indonesia LQ45 Index Jakarta turun 0,06 persen, Nikkei 225 Index Tokyo anjlok 4,43 persen, Hang Seng Index Hong Kong melemah 1,38 persen.
Kemudian, Shanghai Composite Index Shanghai merosot 0,71 persen dan Straits Times Index Singapore turun sebesar 1,61 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More
Poin Penting Kemenkeu mempertimbangkan skema pertukaran PNM dengan Geo Dipa untuk memperkuat penyaluran KUR. Fokus… Read More
Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More
Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More
Poin Penting Dua ahli hukum menilai kasus kredit macet Sritex merupakan ranah perdata dan risiko… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More