Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Selasa, 9 Desember 2025, berbalik ditutup melemah ke level 8.671,97 dari posisi 8.710,69 atau turun 0,44 persen. Padahal IHSG sebelumnya kembali menyentuh All Time High (ATH) di posisi 8.749,26.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 32,29 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,89 juta kali. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp14,39 triliun.
Kemudian, tercatat 407 saham terkoreksi, 244 saham menguat dan 149 saham bergerak stagnan.
Baca juga: IHSG Ditutup Menguat 0,90 Persen, Cetak Rekor ATH Baru di Level 8.710
Lebih lanjut, mayoritas sektor tercatat ditutup melemah. Sektor industrial turun 0,97 persen, sektor bahan baku merosot 0,92 persen, sektor properti melemah 0,77 persen, dan sektor energi turun 0,68 persen.
Selain itu, sektor konsumer siklikal merosot 0,63 persen, sektor konsumen non-siklikal melemah 0,42 persen, sektor transportasi turun 1,62 persen, dan sektor keuangan bergerak datar di zona merah.
Di tengah tekanan, sejumlah sektor masih mampu mencatatkan penguatan. Sektor teknologi melonjak 1,93 persen, sektor infrastruktur naik 1,61 persen, dan sektor kesehatan menguat 0,45 persen.
Baca juga: Lanjut Menguat, IHSG Dibuka Naik 0,25 Persen ke Level 8.732
Sejalan dengan pelemahan IHSG, pergerakan indeks bursa Asia juga terpantau kompak melemah. Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,03 persen, Shanghai Composite Index Shanghai merosot 0,13 persen, dan Hang Seng Index melemah 1,14 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Direksi PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) memborong 162.800 saham pada 26 Februari… Read More
Poin Penting INDEF menilai lonjakan harga pangan membuat masyarakat menengah bawah fokus ke kebutuhan pokok… Read More
Poin Penting Pakar Universitas Padjajaran Yayan Satyakti mengusulkan Indonesia segera impor minyak mentah dari AS… Read More
Poin Penting Inflasi Februari 2026 capai 4,76 persen yoy, didorong kenaikan IHK dari 105,48 menjadi… Read More
Poin Penting Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Februari 2026 sebesar 0,68 persen (mtm), dengan IHK… Read More
Poin Penting Nadiem Makarim mendirikan Gojek (2010) hingga merger dengan Tokopedia membentuk GoTo Group pada… Read More