Market Update

IHSG Sesi I Berbalik Melemah 0,63 Persen ke Level 7.262

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, 14 November 2024, berbalik ditutup merosot ke level 7.262,29 atau naik 0,63 persen dari dibuka pada level 7.308,67.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 14,43 saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 745 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,93 triliun. 

Kemudian tercatat terdapat 395 saham terkoreksi, sebanyak 169 saham menguat dan sebanyak 208 saham tetap tidak berubah.

 Baca juga: IHSG Dibuka Naik 0,09 Persen ke Level 7.315

Lebih lanjut mayoritas sektor melemah, dengan sektor siklikal turun 1,33 persen, sektor properti melemah 1,19 persen, sektor industrial merosot 0,91 persen, sektor energi melemah 0,86 persen, dan sektor infrastruktur merosot 0,81 persen.

Selanjutnya sektor transportasi turun 0,73 persen, sektor bahan baku dan sektor keuangan turun 0,48 persen, sektor kesehatan melemah 0,33 persen, lalu sektor non-siklikal turun 0,25 persen.

Sementara, hanya sektor teknologi yang mengalami peningkatan sebanyak 1,38 persen yang didukung oleh saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) yang naik 2,52 persen. 

Baca juga: IHSG Diprediksi Melemah Terbatas, Cermati Sentimen Berikut

Adapun indeks-indeks bursa Asia mayoritas bergerak turun, di mana Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,67 persen, Indonesia LQ45 Index Jakarta melemah 0,65 persen, Hang Seng Index Hong Kong melemah 1,35 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo merosot sebanyak 0,24 persen. 

Sementara itu, indeks Straits Times Index Singapore mengalami kenaikan 0,04 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

1 hour ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

2 hours ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

2 hours ago

Penguatan Produktivitas Indospring Disambut Positif Investor, Ini Buktinya

Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More

2 hours ago

KB Bank Kucurkan Kredit Sindikasi USD95,92 Juta ke Petro Oxo Nusantara

Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More

3 hours ago

IHSG Ditutup Menguat 0,47 Persen ke Level 9.075

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 pada perdagangan 15 Januari 2026,… Read More

3 hours ago