Market Update

IHSG Sesi I Berbalik Ditutup Turun 0,37 Persen ke Level 8.614

Poin Penting

  • IHSG sesi I melemah 0,37 persen ke level 8.614,18 pada perdagangan Selasa (23/12/2025).
  • Nilai transaksi mencapai Rp14,54 triliun, dengan 348 saham turun, 301 saham naik, dan 154 saham stagnan.
  • Mayoritas sektor ditutup merah, dipimpin sektor kesehatan dan keuangan, sementara sektor siklikal dan industrial menguat.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I Selasa, 23 Desember 2025, ditutup berbalik di zona merah ke level 8.614,18 atau naik 0,37 persen ke posisi 8.645,84.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 23,09 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,74 juta kali. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp14,54 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 348 saham terkoreksi, sebanyak 301 saham menguat dan sebanyak 154 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Dibuka Flat di Zona Hijau ke Level 8.647

Selanjutnya, mayoritas sektor juga ditutup merah, antara lain, sektor kesehatan turun 1,00 persen, sektor keuangan merosot 0,69 persen, sektor properti melemah 0,52 persen, sektor infrastruktur turun 0,33 persen, sektor non-siklikal merosot 0,28 persen, dan sektor energi melemah 0,21 persen.

Sedangkan, sektor sisanya mengalami penguatan, yakni sektor siklikal naik 2,13 persen, sektor industrial meningkat 1,73 persen, sektor bahan baku menguat 0,80 persen, sektor transportasi naik 0,19 persen, dan sektor teknologi meningkat 0,15 persen. 

Baca juga: IHSG Masih Rawan Koreksi, 4 Saham Ini Direkomendasikan

Adapun indeks-indeks bursa Asia juga mayoritas melemah, dengan Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,08 persen dan Hang Seng Index merosot 0,11 persen. Sedangkan, Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 0,05 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

10 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

11 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

14 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

17 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

22 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

22 hours ago