Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (11/4) berbalik ditutup pada zona hijau ke level 6.267,70 dari dibuka pada level 6.254,02.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 7,05 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 584 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,41 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 269 saham terkoreksi, sebanyak 271 saham menguat dan sebanyak 240 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Tertekan 8,04 Persen, Dana Asing Kabur Rp29,92 Triliun di Maret 2025
Lebih lanjut, mayoritas sektor malah mengalami pelemahan, dengan sektor non-siklikal turun 1,35 persen, sektor siklikal merosot 0,84 persen, sektor teknologi melemah 0,80 persen, dan sektor industrial terkoreksi 0,61 persen.
Kemudian, sektor transportasi turun 0,22 persen, sektor keuangan melemah 0,18 persen, dan sektor properti merosot 0,09 persen.
Baca juga: 21 Emiten Siap Buyback Saham Tanpa RUPS, Nilainya Hampir Rp15 Triliun
Sedangkan sektor sisanya menguat, dengan sektor bahan baku meningkat 4,25 persen, sektor energi menguat 1,03 persen, sektor kesehatan naik 0,62 persen, dan sektor infrastruktur meningkat 0,13 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas hijau, dengan Hang Seng Index Hong Kong naik 0,57 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,12 persen. Sedangkan Nikkei 225 Index Tokyo melemah 4,14 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More
Poin Penting OJK menyiapkan aturan pengawasan finfluencer yang ditargetkan rampung pertengahan 2026, dengan fokus pada… Read More
Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More