Dua orang pekerja melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (11/12) ditutup berbalik pada zona merah ke level 8.673,71 dari posisi 8.700,92 atau melemah 0,31 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini sebanyak 40,43 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,07 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp19,74 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 425 saham terkoreksi, sebanyak 229 saham menguat dan sebanyak 145 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Perusahaan Milik Hashim Djojohadikusumo Jadi Pemegang Saham COIN
Lebih lanjut, mayoritas sektor juga ditutup melemah, antara lain sektor non-siklikal merosot 1,47 persen, sektor transportasi (-1,37 persen), sektor infrastruktur (-0,74 persen), dan sektor properti (-0,54 persen).
Selanjutnya, sektor kesehatan (-0,40 persen), sektor keuangan (-0,34 persen), dan sektor bahan baku (-0,04 persen).
Baca juga: Ekspansi Bisnis, Airwallex Akuisisi Mayoritas Saham Skye Sab Indonesia
Sementara itu, sektor lainnya mengalami penguatan. Ini tercemin dari sektor energi yang naik 2,41 persen, sektor industrial meningkat 0,87 persen, sektor siklikal menguat 0,71 persen, dan sektor teknologi naik 0,22 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia juga kompak melemah, dengan Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,90 persen, Shanghai Composite Index Shanghai merosot 0,65 persen, dan Hang Seng Index melemah 0,10 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Lebih dari 40 ribu nasabah Bank Jago (UUS) gunakan Kantong Haji dan Umrah;… Read More
Poin Penting PT Pertamina Lubricants meluncurkan RAFI 2026 dengan promo ganti oli, bengkel siaga, dan… Read More
Poin Penting PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menggelar Safari Ramadan 1447 H di 11 kota… Read More
Poin Penting Pangsa pasar oli Indonesia tumbuh rata-rata 2,5% per tahun, didorong oleh meningkatnya jumlah… Read More
Poin Penting Konflik AS-Iran memunculkan volatilitas, yang sebagian investor lihat sebagai momentum untuk membeli aset… Read More
Poin Penting SMF menyalurkan pembiayaan Rp20,88 triliun sepanjang 2025, naik 22,75%, dengan laba Rp565 miliar… Read More