Market Update

IHSG Sesi I Berbalik Ditutup Merah ke Posisi 7.915

Poin Penting

  • IHSG sesi I (16/9) ditutup melemah 0,28 persen ke level 7.915,26 dengan transaksi Rp9,33 triliun.
  • Mayoritas sektor masih menguat, dipimpin non-siklikal (+1,62%) dan industrial (+1,50%), sementara sektor keuangan melemah (-0,83%).
  • Bursa Asia bervariasi: Shanghai (-0,13%), Hang Seng (-0,01%), Nikkei (+0,52%)

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (16/9) berbalik ditutup melemah ke level 7.915,26 dari posisi 7.937,11 atau turun 0,28 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 29,49 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,33 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp9,33 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 329 saham terkoreksi, sebanyak 315 saham menguat dan sebanyak 157 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: ADMF dan MFIN Buyback Saham yang Tolak Aksi Merger, Ini Rinciannya

Meski demikian, mayoritas sektor masih mampu mengalami penguatan, dengan sektor non-siklikal naik 1,62 persen, sektor industrial meningkat 1,50 persen, sektor transportasi menguat 0,92 persen, dan sektor kesehatan naik 0,37 persen.

Selanjutnya, sektor energi meningkat 0,36 persen, sektor siklikal menguat 0,12 persen, dan sektor teknologi naik 0,03 persen.

Baca juga: The Fed Berpotensi Pangkas Suku Bunga, Apa Dampaknya ke Pasar Saham RI?

Sedangkan, sektor lainnya melemah. Ini terlihat dari sektor keuangan yang turun 0,83 persen, bahan baku (-0,43 persen), sektor infrastruktur (-0,34 persen), dan properti (-0,09 persen).

Adapun, indeks-indeks bursa Asia  mayoritas melemah, dengan Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,13 persen dan Hang Seng Index merosot 0,01 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo naik 0,52 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

5 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

7 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

7 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

8 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

8 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

8 hours ago