Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (31/10) berbalik ditutup terkoreksi pada level 8.173,72 dari posisi 8.202,52 atau melemah 0,13 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 14,91 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,13 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp9,10 triliun.
Baca juga: Saham Masih Undervalue, BRI Buka Opsi Buyback Lagi Senilai Rp2,5 Triliun
Kemudian, tercatat terdapat 349 saham terkoreksi, 268 saham menguat dan 191 saham tetap tidak berubah.
Lebih lanjut, mayoritas sektor juga bergerak melemah, dengan sektor kesehatan merosot 1,30 persen, industrial turun 1,15 persen, bahan baku melemah 0,97 persen, dan energi terkoreksi 0,78 persen.
Selanjutnya, sektor transportasi turun 0,52 persen, teknologi melemah 0,50 persen, non-siklikal terkoreksi 0,14 persen, dan keuangan turun 0,04 persen.
Baca juga: Bank Mandiri Pertegas Optimisme Bisnis, Buyback Saham Jadi Sinyal Kekuatan Fundamental
Sedangkan, sektor sisanya menguat. Ini tercermin dari infrastruktur naik 0,57 persen, siklikal meningkat 0,16 persen, dan properti menguat 0,07 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia bergerak variatif, dengan Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,65 persen dan Hang Seng Index merosot 1,05 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo menguat 1,78 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More