Market Update

IHSG Sesi I Berbalik Ditutup Melemah ke Level 8.096, Saham Transportasi Jatuh

Poin Penting

  • IHSG sesi I melemah 0,33 persen ke level 8.096,31 dengan nilai transaksi Rp17,01 triliun.
  • Mayoritas sektor terkoreksi, terutama sektor transportasi (-1,66 persen) dan keuangan (-0,87 persen).
  • Bursa Asia cenderung melemah, kecuali Shanghai Composite yang naik 0,36 persen.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Selasa, 30 September 2025, ditutup berbalik melemah ke level 8.096,31, turun 0,33 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 8.123,24.

Berdasarkan data RTI Business, sepanjang sesi pertama hari ini sebanyak 35,50 miliar saham berpindah tangan dengan frekuensi 1,58 juta kali dan nilai transaksi mencapai Rp17,01 triliun.

Baca juga: IHSG Masih Mampu Dibuka Naik 0,28 Persen ke Level 8.146

Kemudian, tercatat terdapat 330 saham terkoreksi, sebanyak 294 saham menguat dan sebanyak 172 saham tetap tidak berubah.

Lebih lanjut, mayoritas sektor mencatat pelemahan, dengan sektor transportasi turun 1,66 persen, keuangan merosot 0,87 persen, infrastruktur melemah 0,49 persen, teknologi turun 0,44 persen, industrial merosot 0,29 persen, kesehatan melemah 0,25 persen, non-siklikal turun 0,22 persen, dan siklikal merosot 0,21 persen. 

Sedangkan, sektor lainnya mengalami penguatan, terlihat dari sektor properti meningkat 1,15 persen, sektor energi naik 0,41 persen, dan sektor bahan baku menguat 0,07 persen.

Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat, 4 Saham Ini Direkomendasikan

Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas melemah, dengan Hang Seng Index turun 0,19 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo merosot 0,01 persen. Sedangkan, Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,36 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

7 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

9 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

9 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

10 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

10 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

10 hours ago