Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Selasa, 30 September 2025, ditutup berbalik melemah ke level 8.096,31, turun 0,33 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 8.123,24.
Berdasarkan data RTI Business, sepanjang sesi pertama hari ini sebanyak 35,50 miliar saham berpindah tangan dengan frekuensi 1,58 juta kali dan nilai transaksi mencapai Rp17,01 triliun.
Baca juga: IHSG Masih Mampu Dibuka Naik 0,28 Persen ke Level 8.146
Kemudian, tercatat terdapat 330 saham terkoreksi, sebanyak 294 saham menguat dan sebanyak 172 saham tetap tidak berubah.
Lebih lanjut, mayoritas sektor mencatat pelemahan, dengan sektor transportasi turun 1,66 persen, keuangan merosot 0,87 persen, infrastruktur melemah 0,49 persen, teknologi turun 0,44 persen, industrial merosot 0,29 persen, kesehatan melemah 0,25 persen, non-siklikal turun 0,22 persen, dan siklikal merosot 0,21 persen.
Sedangkan, sektor lainnya mengalami penguatan, terlihat dari sektor properti meningkat 1,15 persen, sektor energi naik 0,41 persen, dan sektor bahan baku menguat 0,07 persen.
Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat, 4 Saham Ini Direkomendasikan
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas melemah, dengan Hang Seng Index turun 0,19 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo merosot 0,01 persen. Sedangkan, Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,36 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More