Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Kamis (27/11) ditutup berbalik melemah ke level 8.557,41 dari posisi 8.602,13 atau turun 0,52 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 30,98 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,82 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp16,35 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 349 saham terkoreksi, sebanyak 289 saham menguat dan sebanyak 169 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Lanjut Menguat, Dibuka Naik ke Posisi 8.608
Meski demikian, mayoritas sektor bergerak menguat, dengan sektor infrastruktur naik 1,08 persen, sektor transportasi meningkat 0,72 persen, sektor energi menguat 0,68 persen, sektor properti naik 0,27 persen, sektor siklikal meningkat 0,13 persen, dan sektor bahan baku menguat 0,03 persen.
Sedangkan, sektor sisanya melemah, dengan sektor teknologi turun 0,77 persen, sektor kesehatan merosot 0,72 persen, sektor non-siklikal melemah 0,38 persen, sektor keuangan turun 0,09 persen, dan sektor industrial merosot 0,08 persen.
Baca juga: Sentuh Rekor 8.602, IHSG Disambut Purbaya: Mantap, To the Moon!
Indeks-indeks utama di kawasan Asia bergerak positif, dengan Shanghai Composite Index naik 0,57 persen, Nikkei 225 meningkat 1,37 persen, dan Hang Seng Index menguat 0,61 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Agrinas menyatakan siap menunda rencana impor 105 ribu kendaraan dari India mengikuti arahan… Read More
Poin Penting Astra Otoparts (AUTO) membukukan laba bersih Rp2,20 triliun pada 2025, meningkat dari Rp2,03… Read More
Poin Penting Program MBG telah menyerap Rp36,6 triliun hingga 21 Februari 2026, setara 10,9% dari… Read More
Poin Penting Pemerintah perpanjang penempatan dana SAL Rp200 triliun hingga September 2026 untuk menjaga likuiditas… Read More
Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 24 Februari 2026 di… Read More
Poin Penting Pada 23 Februari 2026, investor asing mencatat net foreign buy Rp1,09 triliun, meski… Read More