Ilustrasi Pergerakan saham big banks yang kompak turun usai BI umumkan tahan suku bunga 4,75 persen, Rabu, 22 Oktober 2025. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (4/3) ditutup merosot ke level 7.596,57 atau turun 4,32 persen dari dibuka pada posisi 7.939,76.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Bursa Efek Indonesia (BEI), Irvan Susandy menyebut pergerakan IHSG sejalan dengan pergerakan indeks regional lain yang juga mengalami penurunan signifikan.
Salah satunya Korea Selatan yang sempat mengalami penghentian perdagangan sementara atau trading halt setelah turun lebih dari 8 persen.
Baca juga: Asing Net Sell Rp20,33 Triliun, Saham ANTM, BBRI hingga AADI Paling Banyak Dilego
“Hal ini merupakan dampak dari eskalasi tensi geopolitik di Timur Tengah yang terus memanas, dan Iran menutup selat Hormuz yang menyebabkan kekhawatiran munculnya krisis energi. Hal ini sudah tercermin di harga minyak dunia yang meningkat,” ucap Irvan dalam keterangannya di Jakarta, 4 Maret 2026.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 35,07 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,12 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp18,10 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 713 saham terkoreksi, 63 saham menguat dan 37 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: BNI Mau Buyback Saham Rp905,48 Miliar, Minta Restu di RUPST 2026
Lalu, seluruh sektor kompak melemah, dengan sektor bahan baku anjlok 8,03 persen, sektor transportasi -6,80 persen, sektor siklikal -5,60 persen, sektor infrastruktur -5,07 persen, sektor energi -4,82 persen, dan sektor industrial -4,46 persen.
Selanjutnya, sektor non-siklikal -3,62 persen, sektor properti -3,34 persen, sektor keuangan -2,97 persen, sektor teknologi -2,60 persen, dan sektor kesehatan -2,22 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia kompak melemah, dengan Hang Seng Index turun 3,00 persen, Nikkei 225 Index Tokyo merosot 3,93 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai melemah 1,43 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Jakarta - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mengantongi pendapatan Rp1 triliun di sepanjang 2025… Read More
Poin Penting BREN mencatat pendapatan USD605 juta pada 2025, naik 1,4 persen yoy, ditopang kinerja… Read More
Poin Penting Maybank Indonesia memperkuat pembiayaan SME dengan strategi Shariah First, menjadikan segmen syariah sebagai… Read More
Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More
Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More
Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More