Market Update

IHSG Sesi I 18 Februari 2026 Ditutup Lanjut Menguat 0,89 Persen ke Level 8.285

Poin Penting

  • IHSG sesi I (18/2) menguat 0,89% ke level 8.285,08 dengan nilai transaksi Rp13,33 triliun.
  • Penguatan dipimpin sektor transportasi (+3,17%); hampir semua sektor naik, kecuali kesehatan (-0,24%).
  • Bursa Asia mayoritas menguat: Nikkei +1,22% dan Hang Seng +0,52%, sementara Shanghai turun 1,26%.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu (18/2), ditutup lanjut menguat ke level 8.285,08 atau naik 0,89 persen dari pembukaan di posisi 8.212,27.

Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 31,45 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi 1,87 juta kali dan total nilai transaksi Rp13,33 triliun.

Tercatat 445 saham menguat, 218 saham melemah, dan 148 saham stagnan.

Baca juga: IHSG Dibuka Menguat 0,35 Persen ke Level 8.241

Lalu, hampir seluruh sektor mencatat kenaikan. Sektor transportasi memimpin dengan kenaikan 3,17 persen, diikuti sektor siklikal 2,55 persen, energi 1,79 persen, teknologi 1,63 persen, dan infrastruktur 1,56 persen.

Sektor industrial naik 1,55 persen, non-siklikal 1,32 persen, properti 0,84 persen, bahan baku 0,72 persen, dan keuangan 0,23 persen.

Satu-satunya sektor yang terkoreksi adalah kesehatan yang turun 0,24 persen, dipicu pelemahan saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) sebesar 0,94 persen.

Baca juga: Usai Libur Imlek, Begini Prediksi Pergerakan IHSG Hari Ini

Adapun, indeks bursa Asia bergerak variatif namun mayoritas menguat. Nikkei 225 Tokyo naik 1,22 persen dan Hang Seng Hong Kong menguat 0,52 persen. Sebaliknya, Shanghai Composite Shanghai merosot 1,26 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

KB Bank Andalkan Corporate Banking jadi Motor Pertumbuhan Bisnis

Poin Penting KB Bank fokus pada corporate banking dengan ekspansi kredit yang lebih selektif. Perseroan… Read More

4 hours ago

Asuransi Multi Artha Guna (AMAG) Raih Pendapatan Jasa Rp2,79 Triliun di 2025

Poin Penting Pendapatan AMAG naik 8,48% menjadi Rp2,79 triliun pada 2025. Laba bersih turun 41%… Read More

9 hours ago

Pembiayaan Baru WOM Finance Tembus Rp5,94 Triliun di 2025, Tumbuh 9,35 Persen

Poin Penting Pembiayaan baru WOM Finance tumbuh 9,35 persen (yoy) menjadi Rp5,94 triliun, mendorong kenaikan… Read More

10 hours ago

Kasus Amsal Disorot: Dari Dugaan Mark-Up hingga Implikasi Keuangan Negara

Poin Penting Kasus Amsal mengungkap dugaan mark-up anggaran proyek desa dengan kerugian negara sekitar Rp202… Read More

10 hours ago

RUPS WOM Finance Rombak Pengurus, Kursi Dirut Segera Diisi

Poin Penting WOM Finance merombak jajaran komisaris dan direksi melalui RUPS terbaru. Posisi direktur utama… Read More

10 hours ago

Pendapatan DCI Indonesia Tumbuh 40,1 Persen Jadi Rp2,5 Triliun di 2025

Poin Penting Pendapatan DCII 2025 tumbuh 40,1 persen yoy menjadi Rp2,5 triliun, didorong operasional data… Read More

10 hours ago