Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu (18/2), ditutup lanjut menguat ke level 8.285,08 atau naik 0,89 persen dari pembukaan di posisi 8.212,27.
Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 31,45 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi 1,87 juta kali dan total nilai transaksi Rp13,33 triliun.
Tercatat 445 saham menguat, 218 saham melemah, dan 148 saham stagnan.
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat 0,35 Persen ke Level 8.241
Lalu, hampir seluruh sektor mencatat kenaikan. Sektor transportasi memimpin dengan kenaikan 3,17 persen, diikuti sektor siklikal 2,55 persen, energi 1,79 persen, teknologi 1,63 persen, dan infrastruktur 1,56 persen.
Sektor industrial naik 1,55 persen, non-siklikal 1,32 persen, properti 0,84 persen, bahan baku 0,72 persen, dan keuangan 0,23 persen.
Satu-satunya sektor yang terkoreksi adalah kesehatan yang turun 0,24 persen, dipicu pelemahan saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) sebesar 0,94 persen.
Baca juga: Usai Libur Imlek, Begini Prediksi Pergerakan IHSG Hari Ini
Adapun, indeks bursa Asia bergerak variatif namun mayoritas menguat. Nikkei 225 Tokyo naik 1,22 persen dan Hang Seng Hong Kong menguat 0,52 persen. Sebaliknya, Shanghai Composite Shanghai merosot 1,26 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting KB Bank fokus pada corporate banking dengan ekspansi kredit yang lebih selektif. Perseroan… Read More
Poin Penting Pendapatan AMAG naik 8,48% menjadi Rp2,79 triliun pada 2025. Laba bersih turun 41%… Read More
Poin Penting Pembiayaan baru WOM Finance tumbuh 9,35 persen (yoy) menjadi Rp5,94 triliun, mendorong kenaikan… Read More
Poin Penting Kasus Amsal mengungkap dugaan mark-up anggaran proyek desa dengan kerugian negara sekitar Rp202… Read More
Poin Penting WOM Finance merombak jajaran komisaris dan direksi melalui RUPS terbaru. Posisi direktur utama… Read More
Poin Penting Pendapatan DCII 2025 tumbuh 40,1 persen yoy menjadi Rp2,5 triliun, didorong operasional data… Read More