Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan data perdagangan saham atau Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini 6 hingga 10 Januari 2025 berakhir ditutup dengan pergerakan yang variatif.
IHSG selama sepekan mengalami penurunan sebesar 1,05 persen menjadi berada pada level 7.088,86 dari 7.164,42 pada pekan lalu.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menyebutkan kapitalisasi pasar bursa pun mengalami perubahan sebesar 0,34 persen menjadi Rp12.403 triliun dari Rp12.445 triliun pada sepekan sebelumnya.
Baca juga: Empat Saham Bank Big Caps Diobral Asing, Nilainya Tembus Rp571,38 Miliar
“Perubahan turut dialami oleh rata-rata nilai transaksi harian bursa dengan perubahan sebesar 10,45 persen menjadi Rp8,72 triliun dari Rp9,74 triliun pada pekan sebelumnya,” ucap Kautsar dalam keterangan resmi dikutip, 12 Januari 2025.
Diikuti rata-rata volume transaksi harian bursa mengalami perubahan sebesar 17,37 persen menjadi lembar 17,66 miliar lembar saham dari 21,38 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Baca juga: BNI Sekuritas Proyeksikan IHSG akan Capai Level 8.200, Ini Alasannya
Meski begitu, peningkatan terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian bursa sebesar 0,89 persen menjadi 1,04 juta kali transaksi dari 1,03 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Adapun, investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp201,56 miliar dan investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp2,94 triliun sepanjang 2025. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo bertemu tokoh dan ormas Islam di Istana untuk berdiskusi dan menampung… Read More
Poin Penting Pemerintah menanggapi peringatan MSCI dengan berkomitmen meningkatkan transparansi pasar modal, termasuk terkait porsi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.… Read More
Jakarta - Jalan terjal yang dilalui bank-bank KBMI 2 belakangan ini kelihatannya terasa makin berat.… Read More
Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More