Market Update

IHSG Sepekan Turun 0,79 Persen, 5 Saham Ini Pemicunya

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan 30-31 Januari 2025 mengalami pelemahan sebesar 0,79 persen menjadi berada pada level 7.109,19 dari 7.166,05 pada pekan lalu.

Selanjutnya, kapitalisasi pasar bursa turut mengalami penurunan sebesar 1,14 persen menjadi Rp12.319 triliun dari Rp12.462 triliun pada sepekan sebelumnya.

Baca juga: BRI Siapkan Rp3 Triliun untuk Buyback Saham di 2025

Berdasarkan pergerakan tersebut, BEI telah merangkum lima saham yang menjadi top laggards atau saham yang memicu pelemahan gerak IHSG di pekan ini, antara lain:

  1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menyumbang pelemahan tertinggi sebesar 29,63 poin ke IHSG, dengan penurunan harga saham 10,95 persen
  2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menyumbang sebanyak 22,16 poin ke penurunan IHSG, dengan harga saham yang melemah 5,99 persen
  3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)  menyumbang pelemahan 8,94 poin ke IHSG, dengan harga saham yang turun 1,63 persen
  4. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menyumbang penurunan sebanyak 4,85 poin ke IHSG, dengan pelemahan harga saham 9,04 persen
  5. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memberikan 4,39 poin ke penurunan IHSG dan harga sahamnya melemah 2,41 persen.

Sementara itu, penurunan juga terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian bursa pekan ini, yakni sebanyak 9,44 persen menjadi Rp11,27 triliun dari Rp12,44 triliun pada pekan sebelumnya.

Adapun, rata-rata volume transaksi harian bursa pekan ini mengalami penurunan sebesar 11,05 persen menjadi 16,39 miliar lembar saham dari 18,42 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

4 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

4 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

4 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

5 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

5 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

5 hours ago