Ilustrasi Pergerakan saham big banks yang kompak turun usai BI umumkan tahan suku bunga 4,75 persen, Rabu, 22 Oktober 2025. (Foto: istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan 30-31 Januari 2025 mengalami pelemahan sebesar 0,79 persen menjadi berada pada level 7.109,19 dari 7.166,05 pada pekan lalu.
Selanjutnya, kapitalisasi pasar bursa turut mengalami penurunan sebesar 1,14 persen menjadi Rp12.319 triliun dari Rp12.462 triliun pada sepekan sebelumnya.
Baca juga: BRI Siapkan Rp3 Triliun untuk Buyback Saham di 2025
Berdasarkan pergerakan tersebut, BEI telah merangkum lima saham yang menjadi top laggards atau saham yang memicu pelemahan gerak IHSG di pekan ini, antara lain:
Sementara itu, penurunan juga terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian bursa pekan ini, yakni sebanyak 9,44 persen menjadi Rp11,27 triliun dari Rp12,44 triliun pada pekan sebelumnya.
Adapun, rata-rata volume transaksi harian bursa pekan ini mengalami penurunan sebesar 11,05 persen menjadi 16,39 miliar lembar saham dari 18,42 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More