Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan, data perdagangan saham pada pekan ini, 3-7 Maret 2025, ditutup dengan pergerakan yang variatif.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini mengalami peningkatan sebesar 5,83 persen, naik ke level 6.636,00 dari 6.270,59 pada pekan lalu.
Baca juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Parkir di Zona Hijau ke Level 6.636
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad menyebutkan, kenaikan juga terjadi pada kapitalisasi pasar Bursa, yang meningkat 5,24 persen menjadi Rp11.450 triliun dari Rp10.880 triliun pada pekan sebelumnya.
“Sedangkan rata-rata nilai transaksi harian Bursa selama sepekan mengalami perubahan, yaitu sebesar 4,03 persen sehingga menjadi Rp13,14 triliun dari Rp13,69 triliun pada pekan sebelumnya,” ucapnya dalam keterangan resmi dikutip, Minggu, 9 Maret 2025.
Selain itu, rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa pekan ini juga mengalami perubahan, turun 6,14 persen menjadi 1,10 juta kali transaksi dari 1,18 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Baca juga: IHSG Sepekan Anjlok 7,83 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp10.880 Triliun
Kemudian rata-rata volume transaksi harian Bursa pekan ini turun 11,07 persen menjadi 19,88 miliar lembar saham dari 22,36 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp791,51 miliar. Sementara itu, sepanjang 2025, investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp22,35 triliun. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More