IHSG Sepekan Naik 0,48 Persen, Simak Deretan Saham Perkasa yang jadi Penopang

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan sebesar 0,48 persen dalam periode perdagangan sepekan, 18-22 November 2024. IHSG ditutup pada level 7.195,56, naik dari posisi 7.161,25 pada pekan sebelumnya.

Namun, di tengah penguatan IHSG, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) justru mengalami penurunan tipis sebesar 0,08 persen, dari Rp12.063 triliun menjadi Rp12.053 triliun.

Baca juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menghijau ke Level 7.195

Berdasarkan pergerakan tersebut, BEI merangkum lima saham yang menjadi top leaders atau saham-saham yang menjadi pendukung pada pergerakan IHSG pada pekan lalu, antara lain:

  1. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menyumbang penguatan tertinggi sebesar 31,61 poin ke IHSG, dengan kenaikan harga saham 21,88 persen
  2. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menyumbang sebanyak 23,61 poin ke penguatan IHSG, dengan peningkatan harga saham 8,27 persen
  3. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menyumbang penguatan 14,23 poin ke IHSG, dengan kenaikan harga saham 3,81 persen
  4. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyumbang kenaikan sebanyak 14,17 poin ke IHSG, dengan peningkatan harga saham 5,42 persen
  5. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) memberikan 7,38 poin ke penguatan IHSG, dengan harga saham yang menguat 10,50 persen.
Baca juga: Libur Pilkada, Investor Diimbau Cermati 2 Sentimen yang akan Pengaruhi Laju IHSG

Meski IHSG mencatat penguatan, aktivitas perdagangan di Bursa mencatatkan penurunan pada sejumlah indikator:

Rata-rata frekuensi transaksi harian turun 13,80 persen menjadi 1,10 juta kali transaksi dari sebelumnya, 1,28 juta kali transaksi.

Rata-rata nilai transaksi harian menurun 19,17 persen menjadi Rp9,93 triliun dari Rp12,28 triliun.

Rata-rata volume transaksi harian menyusut 37,82 persen menjadi 19,89 miliar lembar saham dari 31,99 miliar lembar saham.

Baca juga: Ini Daftar Negara dengan Tarif PPN Tertinggi, Ada Indonesia?   

Pergerakan Investor Asing

Pada Jumat, 22 November 2024, investor asing mencatatkan aksi jual bersih senilai Rp353,68 miliar. Meski demikian, secara keseluruhan tahun 2024, investor asing telah mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp25,46 triliun. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

7 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

7 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

10 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

13 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

18 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

19 hours ago