Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jumat, 9 Mei 2025 kembali ditutup pada zona hijau ke posisi 6.832,80 dari dibuka pada level 6.827,75 atau naik tipis sebesar 0,07 persen.
Lebih lanjut, mayoritas indeks dalam negeri juga bergerak naik, dengan IDX30 menguat 0,30 persen menjadi 396,85, LQ45 meningkat 0,21 persen menjadi 765,73, dan Sri-Kehati naik 0,39 persen menjadi 353,01. Sedangkan, JII turun 0,43 persen menjadi 462,60.
Meski begitu, salah satu indeks lainnya, yakni indeks INFOBANK15 yang mengukur kinerja harga dari 15 saham perbankan dengan faktor fundamental yang baik dan likuiditas perdagangan yang tinggi turun tipis 0,05 persen ke posisi 1.039,46.
Baca juga: IHSG Sepekan Naik Tipis 0,25 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp11.865 Triliun
Sehingga, mayoritas saham bank yang masuk ke dalam indeks INFOBANK15 pun mengalami pelemahan, yang di antaranya adalah:
Baca juga: Dana Asing Kembali Lari Rp906,33 M, 3 Saham Bank BUMN Paling Banyak Dijual
Sedangkan, saham-saham sisanya mengalami penguatan, antara lain:
Adapun, hanya saham PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) yang harganya ditutup stagnan pada posisi Rp1.310. (*)
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More
Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More
Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 pada perdagangan 15 Januari 2026,… Read More