Ilustrasi: Papan pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan data perdagangan saham pada pekan ini atau periode 17 hingga 21 November 2025 berakhir ditutup dengan pergerakan yang variatif.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad memaparkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sepekan berhasil ditutup pada level 8.414,35 atau menguat 0,52 persen dari posisi 8.370,43 dibandingkan penutupan pada pekan sebelumnya.
Kapitalisasi pasar BEI juga mengalami peningkatan sebesar 0,49 persen menjadi Rp15.391 triliun dari Rp15.316 triliun pada pekan lalu.
Baca juga: BEI: Investor Saham Syariah Sumut Tumbuh 30 Persen dalam 5 Tahun
“Perubahan terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian BEI, turun 8,45 persen menjadi Rp21,37 triliun dari Rp23,34 triliun pada pekan sebelumnya,” ucapnya dalam keterangan resmi dikutip, 23 November 2025.
Pun demikian dengan rata-rata frekuensi transaksi harian selama sepekan turun 14,01 persen menjadi 2,32 juta kali transaksi dari 2,7 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Baca juga: Begini Proyeksi Arah Saham BRRC Usai Umumkan Aksi Korporasi
Bahkan, rata-rata volume transaksi harian bursa pada pekan ini anjlok 27,20 persen menjadi 39,28 miliar lembar saham dari 53,95 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Adapun investor asing Jumat lalu (21/11) mencatatkan nilai jual bersih Rp26,32 miliar. Jika diakumulasi, sepanjang tahun berjalan, investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp50,32 triliun. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More
Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More
Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More
Poin Penting Permata Institute for Economic Research (PIER) memproyeksikan kredit perbankan tumbuh sekitar 10 persen… Read More