Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Jumat, 21 Maret 2025. IHSG melemah 1,94 persen ke level 6.258,17 setelah dibuka di posisi 6.381,67.
Kemudian, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak turun, dengan IDX30 melemah 2,31 persen menjadi 361,51, Sri-Kehati merosot 2,89 persen menjadi 317,96, LQ45 turun 2,56 persen menjadi 692,02, dan JII melemah 1,55 persen menjadi 406,49.
Salah satu indeks lainnya, yakni indeks INFOBANK15 yang mengukur kinerja harga dari 15 saham perbankan dengan faktor fundamental yang baik dan likuiditas perdagangan yang tinggi tercatat turut melemah 3,83 persen ke posisi 938,4.
Baca juga: Misbakhun: Ada Upaya Menggerus Kepercayaan di Pasar Saham?
Mayoritas saham bank yang masuk ke dalam indeks INFOBANK15 juga kompak mengalami pelemahan, di antaranya adalah:
Di sisi lain, sebagian saham dalam indeks INFOBANK15 terpantau ada yang mengalami penguatan. Di antaranya saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik 1,09 persen ke level Rp3.700, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) meningkat 0,92 persen ke level Rp1.640, dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) menguat 0,65 persen ke posisi Rp770.
Sementara itu, saham PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) stagnan di level Rp805. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More