Market Update

IHSG Sentuh ATH 8.100, Airlangga: Kepercayaan Internasional ke Indonesia Relatif Baik

Poin Penting

  • IHSG menembus rekor tertinggi (All Time High) di level 8.100, yang menurut Airlangga Hartarto mencerminkan kepercayaan investor internasional terhadap Indonesia.
  • Di tengah ketidakpastian global, ekonomi Indonesia tumbuh solid 5,12 persen pada kuartal II 2025, lebih baik dibanding banyak negara G20.
  • Realisasi investasi semester I 2025 mencapai Rp942 triliun, dengan target Rp1.900 triliun hingga akhir tahun untuk mendukung penciptaan lapangan kerja.

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah mencapai rekor tertinggi (all time high/ATH) di level 8.100.

Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia.

“IHSG menjadi all time high. Ini juga menunjukkan kepercayaan internasional kepada Indonesia relatif baik,” ujar Airlangga dalam Wealth Wisdom Jakarta 2025 Permata Bank, Selasa, 7 Oktober 2025.

Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Hijau usai Cetak ATH Baru pada Level 8.217

Airlangga menambahkan, meski menghadapi ketidakpastian global, perekonomian Indonesia tetap tumbuh solid sebesar 5,12 persen pada kuartal II 2025.

Capaian itu menunjukkan ketahanan ekonomi Indonesia yang lebih baik dibandingkan banyak negara lain, termasuk di antara anggota G20.

“Sehingga tentu ini menjadi tanda bahwa di tengah ketidakpastian kita masih bisa jaga (perekonomian),” tambahnya.

Baca juga: IHSG Sepekan Naik 0,23 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp15.079 Triliun

Dari sisi investasi, Airlangga mengungkapkan realisasi investasi hingga semester I 2025 telah mencapai Rp942 triliun dan berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja.

Adapun pada kuartal III 2025, pemerintah menargetkan investasi sebesar Rp1.400 triliun dari total target Rp1.900 triliun hingga akhir tahun.

“Kenapa investasi penting? Karena salah satu komponen daripada pertumbuhan ekonomi adalah investasi dan investasi juga terkait langsung dengan lapangan pekerjaan,” tandasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Madu dan Racun Sentralisasi Devisa Hasil Ekspor

Oleh Paul Sutaryono PEMERINTAH meluncurkan aturan baru tentang devisa hasil ekspor (DHE) valas dari sumber… Read More

1 hour ago

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

10 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

12 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

12 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

12 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

12 hours ago