Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Irawati)
Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah mencapai rekor tertinggi (all time high/ATH) di level 8.100.
Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia.
“IHSG menjadi all time high. Ini juga menunjukkan kepercayaan internasional kepada Indonesia relatif baik,” ujar Airlangga dalam Wealth Wisdom Jakarta 2025 Permata Bank, Selasa, 7 Oktober 2025.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Hijau usai Cetak ATH Baru pada Level 8.217
Airlangga menambahkan, meski menghadapi ketidakpastian global, perekonomian Indonesia tetap tumbuh solid sebesar 5,12 persen pada kuartal II 2025.
Capaian itu menunjukkan ketahanan ekonomi Indonesia yang lebih baik dibandingkan banyak negara lain, termasuk di antara anggota G20.
“Sehingga tentu ini menjadi tanda bahwa di tengah ketidakpastian kita masih bisa jaga (perekonomian),” tambahnya.
Baca juga: IHSG Sepekan Naik 0,23 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp15.079 Triliun
Dari sisi investasi, Airlangga mengungkapkan realisasi investasi hingga semester I 2025 telah mencapai Rp942 triliun dan berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja.
Adapun pada kuartal III 2025, pemerintah menargetkan investasi sebesar Rp1.400 triliun dari total target Rp1.900 triliun hingga akhir tahun.
“Kenapa investasi penting? Karena salah satu komponen daripada pertumbuhan ekonomi adalah investasi dan investasi juga terkait langsung dengan lapangan pekerjaan,” tandasnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting OJK dan BEI perkuat sinergi penegakan hukum untuk menjaga integritas pasar modal, termasuk… Read More
Poin Penting Status JKN PBI mendadak nonaktif akibat penyesuaian data, bukan pengurangan jumlah penerima bantuan… Read More
Poin Penting OJK menyiapkan kenaikan minimum free float emiten secara bertahap hingga 15 persen dalam… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.079,32, berbalik turun dari… Read More
Poin Penting Misbakhun membantah mengetahui isu namanya masuk bursa calon Ketua OJK dan menegaskan masih… Read More
Poin Penting OJK memperluas klasifikasi investor pasar modal dari 9 menjadi 27 jenis untuk meningkatkan… Read More