Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (30/6) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka hijau pada level 6.929,85 atau menguat 0,47 persen dari posisi 6.897,40.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 396,41 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 30 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp424,49 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 82 saham terkoreksi, sebanyak 246 saham menguat dan sebanyak 239 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
Sebelumnya, Panin Sekuritas, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan melanjutkan penguatannya, jika mampu bergerak di atas level 6.930-7.000.
“IHSG harus mampu ditutup di atas level 6.930-7.000, sehingga berpeluang melanjutkan penguatan menuju resistance selanjutnya di 7.175-7.240. Di sisi lain, support terdekat berada pada titik previous low 6.745,” ucap Manajemen Panin Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 30 Juni 2025.
Adapun, secara keseluruhan pergerakan IHSG hari ini diperkirakan masih akan mengalami penguatan, salah satunya didorong oleh meredanya ketegangan geopolitik dan membaiknya hubungan dagang global.
Baca juga: Mayoritas Saham Indeks INFOBANK15 Menguat Pekan Ini, Berikut Rinciannya
Kemudian, adanya penguatan harga komoditas, hingga kembali masuknya dana asing ke pasar domestik pada perdagangan sebelumnya.
Diketahui, pasar domestik mencatat total nilai transaksi pada Kamis lalu mencapai Rp15 triliun, dengan investor asing mencatatkan pembelian bersih senilai Rp2 triliun, yang juga mendorong IHSG menguat 0,96 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More
Poin Penting Kemenkeu mempertimbangkan skema pertukaran PNM dengan Geo Dipa untuk memperkuat penyaluran KUR. Fokus… Read More
Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More
Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More
Poin Penting Dua ahli hukum menilai kasus kredit macet Sritex merupakan ranah perdata dan risiko… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More