Poin Penting
- Pada perdagangan hari ini IHSG ditutup turun 1,70 persen ke 5.839,78 dengan transaksi Rp25,53 triliun
- Seluruh indeks dan sektor saham melemah, dipimpin sektor industrial dan properti.
- MSIN, CBUT, dan DAAZ memimpin penguatan, sedangkan TPIA, INTP, dan BVIC menjadi top losers.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 4 Juni 2026 ditutup terkoreksi pada posisi 5.839,78 atau anjlok 1,70 persen dari level 5.941,06.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 623 saham terkoreksi, 106 saham menguat, dan 85 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 39,68 miliar saham diperdagangkan dengan 2,29 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp25,53 triliun.
Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak terkoreksi. Rinciannya, LQ45 -1,37 persen ke 580,92, IDX30 -1,57 persen jadi 328,61, Sri-Kehati -2,13 persen ke 283,63, dan JII -0,67 persen menjadi 352,07.
Baca juga: IHSG Tertekan, BEI Minta Investor Cermati 3 Hal Ini
Tak hanya itu, seluruh sektor juga terpantau ikut melemah, dengan sektor industrial -4,07 persen, sektor properti -3,28 persen, sektor non-siklikal -2,36 persen, sektor infrastruktur -2,34 persen, sektor keuangan -2,04 persen, dan sektor kesehatan -1,81 persen.
Selanjutnya, sektor siklikal -1,48 persen, sektor transportasi -1,39 persen, sektor energi -0,81 persen, sektor bahan baku -0,78 persen, dan sektor teknologi -0,48 persen.
Baca juga: IHSG Ambles, Dana Asing Kabur Tembus Rp67,06 Triliun
Saham Top Gainers dan Losers
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT), dan PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ).
Sedangkan saham top losers adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), dan PT Bank Victoria International Tbk (BVIC).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). (*)
Editor: Galih Pratama


