Market Update

IHSG Rebound, Ditutup Menguat 0,44 Persen ke Level 7.236

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini (2/4) berhasil ditutup pada zona hijau ke level 7.236,98 atau menguat 0,44 persen dari dibuka melemah pada level 7.204,92.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 300 saham terkoreksi, 284 saham menguat, dan 201 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 16,18 miliar saham diperdagangkan dengan 1,05 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp12,92 triliun. 

Baca juga: OJK Sebut Pasar Saham RI Lanjutkan Tren Penguatan, Ini Buktinya

Meski begitu, hampir seluruh indeks malah mengalami pelemahan, dengan IDX30 melemah sebesar 0,12 persen menjadi 491,79, LQ45 melemah 0,07 persen menjadi 968,37, dan SRI-KEHATI melemah 0,81 persen menjadi 438,01. Sedangkan, JII menguat 1,90 persen menjadi 530,95.

Kemudian, hampir seluruh sektor mengalami penguatan, dengan sektor bahan baku menguat 1,60 persen, sektor energi menguat 1,59 persen, sektor transportasi menguat 1,45 persen, sektor kesehatan menguat 1,22 persen, sektor industrial menguat 0,96 persen.

Selanjutnya, sektor siklikal menguat 0,72 persen, sektor infrastruktur menguat 0,67 persen, sektor non-siklikal menguat 0,64 persen, sektor teknologi menguat 0,49 persen, dan sektor properti melemah 0,38 persen.

Sedangkan, hanya sektor keuangan yang mengalami pelemahan sebesar 0,18 persen, didukung oleh saham BBRI yang turun 4,22 persen dan BBNI melemah 3,10 persen.

Baca juga: Dijamin Cuan! Ini 5 Tips Manfaatkan THR Buat Investasi Saham

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA), PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI), dan PT Pakuan Tbk (UANG).

Sedangkan saham top losers adalah PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT), PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA), dan PT Mitra International Resources Tbk (MIRA).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

8 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

9 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

9 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

10 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

10 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

11 hours ago