Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (5/3) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound atau berbalik dibuka menguat ke level 6.413,39 atau naik 0,52 persen dari level 6.380,40.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 211,32 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 14 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp214,04 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 60 saham terkoreksi, sebanyak 156 saham menguat dan sebanyak 232 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpeluang Melemah Terbatas, Cermati 4 Rekomendasi Saham Berikut
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung melemah.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.160-6.270 dan resistance 6.490-6.600,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 5 Maret 2025.
Manajemen CGS melihat, dengan kembali melemahnya indeks di bursa Wall Street seiring kekhawatiran terhadap prospek ekonomi Amerika Serikat (AS) pasca pemberlakuan tarif impor diprediksi akan menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
Baca juga: OJK Beberkan Biang Kerok Kinerja Saham Bank Jumbo Rontok
Sementara itu, berlanjutnya aksi beli investor asing dan naiknya harga beberapa komoditas seperti emas, nikel, timah, batubara dan gas, berpeluang menjadi katalis positif di pasar.
CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, diantaranya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS).
Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More