Ilustrasi: Pergerakan pasar saham/istimewa
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (20/2) indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik dibuka di zona hijau ke level 7.324,33 atau menguat 0,38 persen dari level 7.296,70.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 172 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 19 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp174 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 95 saham terkoreksi, sebanyak 158 saham menguat dan sebanyak 247 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Ini Sentimennya
Sebelumnya, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, melihat bahwa IHSG secara teknikal hari ini akan berpotensi kembali menguat.
“Hari ini IHSG berpotensi mencoba menguat kembali, dengan level resistance 7.300-7.370 dan level support 7.200-7.250,” ucap Fanny dalam risetnya di Jakarta, 20 Februari 2024.
Pada perdagangan kemarin, bursa saham utama Amerika Serikat (AS) atau Wall Street sementara tutup. Pasar saham AS tutup untuk memperingati hari kelahiran George Washington, Presiden pertama bangsa Amerika yang disebut Hari Presiden.
Sementara, untuk indeks lainnya, seperti S&P 500 turun 0,48 persen, Dow Jones terpangkas 0,37 persen. Sedangkan Nasdaq Composite melemah 0,82 persen.
Adapun, mayoritas bursa Asia-Pasifik ditutup cenderung menguat pada perdagangan kemarin, di mana pasar saham China kembali dibuka setelah libur panjang dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek.
Baca juga: Jepang dan Inggris Resesi, Bagaimana Dampaknya ke Pasar Modal RI?
Hal itu terlihat dari, Indeks Shanghai Composite China menguat 1,56 persen, Straits Times Singapura naik tipis 0,12 persen, ASX 200 Australia bertambah 0,09 persen, dan KOSPI Korea Selatan melesat 1,19 persen.
Sedangkan untuk indeks Nikkei 225 Jepang melemah 0,04 persen dan Hang Seng Hong Kong terkoreksi 1,13 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More
Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More
Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) bersinergi dalam diskusi bertema "Peran Masjid Istiqlal di Era Transformasi Digital… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pertemuan tahunan industri jasa keuangan yang digelar rutin untuk menyampaikan… Read More
Dengan adanya MyPanin, menegaskan komitmen PaninBank dalam menghadirkan aplikasi layanan perbankan digital yang komprehensif, nyaman,… Read More