Market Update

IHSG Rebound, Dibuka Menguat 1,68 Persen ke Level 7.460

Poin Penting

  • IHSG dibuka rebound 1,68% pada perdagangan 10 Maret 2026 ke level 7.460,73, setelah sebelumnya ditutup di 7.337,36.
  • Sebanyak 379 saham menguat, 83 saham melemah, dan 159 saham stagnan, dengan nilai transaksi Rp575,08 miliar pada awal perdagangan.
  • CGS International Sekuritas merekomendasikan saham BBNI, AADI, WIIM, MDKA, EMAS, dan ARCI, dengan proyeksi IHSG bergerak di support 7.160–7.250 dan resistance 7.425–7.515.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (10/3). Pada pukul 09.00 WIB, IHSG rebound ke level 7.460,73 dari posisi sebelumnya 7.337,36 atau naik 1,68 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 876,26 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 48 ribu kali. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp575,08 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 83 saham terkoreksi, sebanyak 379 saham menguat dan sebanyak 159 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Masih Berpeluang Melemah, ADRO, BBRI, BKSL, dan ENRG Direkomendasikan

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak menguat.

“IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan kisaran support 7.160-7.250 dan resistance 7.425-7.515,” kata Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.

Baca juga: Rupiah Sentuh Rp17.000, IHSG Ambruk, Purbaya: Ekonomi Masih Ekspansi

Lebih lanjut, manajemen CGS menilai, penguatan indeks juga didorong sentimen positif dari pasar global, khususnya setelah indeks di bursa Wall Street kembali menguat.

Manajemen CGS menilai penguatan tersebut terjadi setelah Donald Trump mengisyaratkan bahwa konfrontasi dengan Iran akan segera berakhir. Selain itu, rencana pengambilalihan Selat Hormuz dinilai berpotensi menjadi sentimen positif bagi pasar.

Baca juga: Harga Minyak Tembus USD100, Bursa Saham Asia Rontok Akibat Konflik Timur Tengah

Di sisi lain, kondisi indeks yang telah berada di area jenuh jual dinilai membuka peluang bagi investor untuk mulai mengoleksi saham dengan harga yang sudah relatif murah.

Rekomendasi Saham

Adapun, CGS International Sekuritas juga memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dapat dicermati investor pada perdagangan hari ini.

Saham yang direkomendasikan antara lain PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM).

Baca juga: IHSG Tertekan Tensi Geopolitik, Sektor Saham Ini Masih Layak Dicermati

Selain itu, CGS juga merekomendasikan saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

KB Bank Andalkan Corporate Banking jadi Motor Pertumbuhan Bisnis

Poin Penting KB Bank fokus pada corporate banking dengan ekspansi kredit yang lebih selektif. Perseroan… Read More

6 hours ago

Asuransi Multi Artha Guna (AMAG) Raih Pendapatan Jasa Rp2,79 Triliun di 2025

Poin Penting Pendapatan AMAG naik 8,48% menjadi Rp2,79 triliun pada 2025. Laba bersih turun 41%… Read More

11 hours ago

Pembiayaan Baru WOM Finance Tembus Rp5,94 Triliun di 2025, Tumbuh 9,35 Persen

Poin Penting Pembiayaan baru WOM Finance tumbuh 9,35 persen (yoy) menjadi Rp5,94 triliun, mendorong kenaikan… Read More

11 hours ago

Kasus Amsal Disorot: Dari Dugaan Mark-Up hingga Implikasi Keuangan Negara

Poin Penting Kasus Amsal mengungkap dugaan mark-up anggaran proyek desa dengan kerugian negara sekitar Rp202… Read More

11 hours ago

RUPS WOM Finance Rombak Pengurus, Kursi Dirut Segera Diisi

Poin Penting WOM Finance merombak jajaran komisaris dan direksi melalui RUPS terbaru. Posisi direktur utama… Read More

11 hours ago

Pendapatan DCI Indonesia Tumbuh 40,1 Persen Jadi Rp2,5 Triliun di 2025

Poin Penting Pendapatan DCII 2025 tumbuh 40,1 persen yoy menjadi Rp2,5 triliun, didorong operasional data… Read More

12 hours ago