Penutupan IHSG
Jakarta – Tren kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan dibayangi aksi ambil untung, lantaran dalam tiga hari terakhir mampu mencetak rekor tertinggi hingga ke posisi 6.472.
Menurut analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Reza Priyambada, saat ini laju IHSG telah melampaui target resisten sebelumnya di kisaran 6.458-6.470.
“IHSG diperkirakan bergerak pada support 6.445-6.457 dan resisten 6.486-6.500,” katanya di Jakarta, Jumat, 19 Januari 2018.
Dia menyebutkan, adanya aksi beli membuat IHSG bertahan di area positif, karena masih adanya sentimen positif di pasar.
“Namun, dari sisi volume terlihat ada penurunan. Tetap waspadai aksi profit taking yang akan memanfaatkan kenaikan IHSG,” ujar Reza.
Dengan demikian, jelas dia, proses penguatan IHSG dalam jangka menengah dan panjang yang akan dibayangi aksi ambil untung tersebut, bisa dimanfatkan para pelaku pasar dengn mengakumulasi saham BBCA, ASII, BJTM, FIRE dan INAF. (*)
Poin Penting INFOBANK15 menguat 0,80 persen ke 1.025,73, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen ke level 8.271,76, dengan kapitalisasi… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen sepekan ke level 8.271,76, mencerminkan… Read More
Poin Penting Komisi V DPR RI mendorong diskon tiket pesawat Lebaran 2026 dinaikkan menjadi 20… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More