Market Update

IHSG Rawan Terkoreksi, Simak 4 Rekomendasi Saham Berikut

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (18/7) diprediksi masih berpeluang untuk rawan terkoreksi dalam rentang 7.026-7.199.

“Saat ini, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave 2 dari wave (3), sehingga penguatan IHSG ini akan relatif pendek dan IHSG akan rawan terkoreksi kembali. Adapun area koreksi IHSG diperkirakan akan menguji ke rentang 7.026-7.199,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 18 Juli 2024.

Hal itu dipicu oleh IHSG yang ditutup flat melemah ke level 7.224 pada perdagangan kemarin (17/7) dan disertai dengan adanya peningkatan volume penjualan. 

Baca juga: Kinerja Makin Kinclong, Saham TUGU Melesat hingga Masuk Top Gainers

MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR).

ARTO – Buy on Weakness

ARTO menguat 4,89 persen ke 2.360 disertai dengan munculnya volume pembelian. Saat ini, MNC Sekuritas perkirakan posisi ARTO sedang berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [i] dari wave 3, sehingga ARTO masih rawan berbalik terkoreksi.
Buy on Weakness: 2.130-2.280
Target Price: 2.520, 2.670
Stoploss: below 2.030

BBNI – Buy on Weakness

BBNI menguat 0,40 persen ke 5.000 namun masih didominasi oleh volume penjualan. MNC Sekuritas perkirakan, posisi BBNI sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [a] dari wave B, sehingga BBNI masih rawan terkoreksi dahulu.
Buy on Weakness: 4.770-4.960
Target Price: 5.250, 5.500
Stoploss: below 4.610

ICBP – Buy on Weakness

ICBP menguat 2,63 persen ke 10.750 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun nampaknya penguatan ICBP belum mampu break MA200. Saat ini, posisi ICBP diperkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave 1 dari wave (C), sehingga masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 10.550-10.675
Target Price: 11.075, 11.250
Stoploss: below 10.350

SMGR – Buy on Weakness

SMGR menguat 0,25 persen ke 4.070 namun masih didominasi oleh volume penjualan. MNC Sekuritas perkirakan, posisi SMGR saat ini sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c), sehingga SMGR masih rawan terkoreksi terlebih dahulu.
Buy on Weakness: 3.890-4.000
Target Price: 4.290, 4.620
Stoploss: below 3.780. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

6 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

6 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

6 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

6 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

10 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

13 hours ago