Market Update

IHSG Rawan Terkoreksi, Intip 4 Rekomendasi Saham Berikut

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (7/10) berpotensi untuk melanjutkan koreksinya untuk menguji level 7.454.

“Kami perkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [ii] atau wave 4 dari wave (3) pada skenario merah, sehingga IHSG masih akan rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji area 7.454 atau worst case-nya ke 7.347,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 7 Oktober 2024.

Di mana, pada perdagangan Jumat lalu (4/10) IHSG ditutup terkoreksi 0,63 persen ke posisi 7.496 dan masih didominasi oleh volume penjualan.  

Baca juga: Di Tengah Isu Divestasi ANZ-Gunawan, Begini Laju Saham Panin Bank

MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).

AKRA – Buy on Weakness

AKRA menguat 1,25 persen ke 1.615 dan masih didominasi oleh volume pembelian, pergerakannya pun masih cenderung uptrend dan mampu berada di atas MA200. Saat ini, posisi AKRA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (i) dari wave [iii].
Buy on Weakness: 1.580-1.605
Target Price: 1.650, 1.685
Stoploss: below 1.560

ARTO – Buy on Weakness

ARTO terkoreksi 4,07 persen ke 2.830 dan disertai oleh munculnya volume penjualan, namun koreksi ARTO masih tertahan oleh MA60. MNC Sekuritas perkirakan, posisi ARTO saat ini sedang berada di wave (iv) dari wave [i] dari wave 3.
Buy on Weakness: 2.600-2.720
Target Price: 3.100, 3.420
Stoploss: below 2.520

EXCL – Spec Buy

EXCL terkoreksi 0,44 persen ke 2.250 disertai dengan munculnya volume penjualan. Selama masih mampu berada di atas 2.170 sebagai stoploss-nya, maka posisi EXCL saat ini sedang berada di awal wave (c) dari wave [iii] pada skenario hitam.
Spec Buy: 2.220-2.250
Target Price: 2.360, 2.430
Stoploss: below 2.170

Baca juga: BEI Catat 5 Saham Berikut Jadi Pemberat IHSG Pekan Ini

INDF – Sell on Strength

INDF terkoreksi 0,70 persen ke 7.050 disertai dengan munculnya volume penjualan, pergerakannya pun sudah berada di bawah MA20. Saat ini, MNC Sekuritas perkirakan posisi INDF sedang berada di awal wave (iv) dari wave [i] dari wave C, sehingga INDF masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang area 6.725-6.925
Sell on Strength: 7.100-7.150. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

3 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

4 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

4 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

4 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

4 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

4 hours ago