Market Update

IHSG Rawan Terkoreksi, Cermati Rekomendasi Saham Hari Ini

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) sudah mencapai target penguatan ideal di level 6,974. Namun, perlu dicermati IHSG hari ini akan rawan terkoreksi, jika menyentuh level 6.900 sebagai support terdekatnya.

“Namun, apabila IHSG masih bertahan di atas 6.900, maka IHSG berpeluang berbalik menguat ke rentang 6.950-6.974 kembali,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 13 September 2023.

Baca juga: Kinerja Emiten dari 3 Sektor Ini Paling Moncer di Semester I 2023

Adapun, MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah ELSA, EXCL, MARK, dan SMRA.

ELSA – Buy on Weakness
ELSA menguat 1,9 persen ke 424 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun pergerakan ELSA masih tertahan oleh Upper Band. Selama masih mampu bertahan di atas 406 sebagai stoplossnya, maka posisi ELSA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii] dari wave 5.
Buy on Weakness: 416-424
Target Price: 436, 450
Stoploss: below 412

EXCL – Buy on Weakness
EXCL terkoreksi 1,7 persen ke 2,350. Selama EXCL masih mampu bertahan di atas 2,230 sebagai stoplossnya, maka posisi EXCL saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave 2 pada label hitam.
Buy on Weakness: 2.300-2.340
Target Price: 2.430, 2.490
Stoploss: below 2.230

MARK – Buy on Weakness
MARK terkoreksi 0,8 persen ke 620 disertai dengan munculnya volume penjualan. Selama MARK masih mampu berada di atas 560 sebagai stoplossnya, maka posisi MARK saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [d] dari wave B pada pola trianglenya.
Buy on Weakness: 580-610
Target Price: 645, 690
Stoploss: below 560

Baca juga: Mandiri Sekuritas Ramal IHSG Bisa Capai Level Segini di Akhir Tahun

SMRA – Buy on Weakness
SMRA menguat 0,8 persen ke 630 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama SMRA masih mampu berada di atas 595 sebagai stoplossnya, maka posisi SMRA saat ini sedang berada di awal wave C.
Buy on Weakness: 610-625
Target Price: 650, 715
Stoploss: below 595. (*)

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

4 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

5 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

5 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

6 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

6 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

6 hours ago